BPS: Kenaikan Harga Cabai Merah Sumbang Inflasi hingga 0,7 Persen

Kompas.com - 01/11/2016, 16:53 WIB
KOMPAS.COM/ RAJA UMAR"Pedagang cabai merah di pasar Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat melayani seorang perempuan paruh baya pembeli cabai", Kamis (08/09/16)
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim pancaroba yang tengah melanda sebagian besar wilayah Indonesia menyebabkan langkanya pasokan cabai merah, terutama jenis cabai merah keriting. Kalaupun ada di pasaran, harganya pasti dibanderol dengan harga tinggi.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, kenaikan harga komoditas cabai merah terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia.

"Cabai merah naik di berbagai daerah. Ini akibat musim yang tidak menentu," ujar Sasmito di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Dengan masuknya musim hujan, pasokan cabai merah pun diperkirakan akan semakin terganggu.

Sebab, tanaman cabai sangat rentan terhadap cuaca, terutama curah hujan yang tidak stabil yang mengganggu pertumbuhan bunga cabai.

"Cabai itu bunganya kalau kena curah hujan atau air, bisa rontok. Sehingga, pasokannya akhirnya terganggu," terang Sasmito.

Kenaikan harga cabai merah sangat memberikan pengaruh terhadap inflasi pada Oktober 2016.

‎"Bobot cabai merah terhadap inflasi mencapai 0,7 persen, cukup besar. Karena di setiap rumah pasti ada cabai. Kalau bobot inflasi cabai rawit 0,25 persen," tambah Sasmito.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.