Lepas dari Chevron, Panas Bumi Ciremai Dilirik Pertamina

Kompas.com - 06/11/2016, 18:54 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Irfan Zainuddin, saat mengunjungi lokasi pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Unit III dan IV di Ulubelu, Lampung, Senin (17/8/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINDirektur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Irfan Zainuddin, saat mengunjungi lokasi pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Unit III dan IV di Ulubelu, Lampung, Senin (17/8/2015).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) melirik kesempatan mengembangkan wilayah kerja panas bumi (WKP) Gunung Ciremai, Jawa Barat.

WKP yang terletak di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka itu menyimpan potensi energi panas bumi hingga 150 megawatt (MW).

Direktur Utama PGE Irfan Zainuddin menuturkan, pihaknya sudah mendengar kabar bahwa pemerintah melelang kembali WKP Gunung Ciremai usai dikembalikan dari Chevron Geothermal.

Chevron Geothermal mengembalikan WKP Gunung Ciremai pada awal tahun 2015 karena tidak memungkinkan lagi melanjutkan pengembangan.

"Itu (WKP Gunung Ciremai) kan tadinya bagian dari Chevron, yang kemarin ada masalah sosial, akhirnya dikembalikan ke pemerintah. Kami harapkan Pertamina akan di sana," kata Irfan ditemui usai diskusi di Jakarta, Minggu (6/11/2016).

Irfan mengatakan, PGE saat ini tengah mengevaluasi potensi pengembangan WKP Gunung Ciremai. Keikutsertaan PGE dalam tender yang digelar pemerintah, akan sangat tergantung pada hasil evaluasi ini.

"Mudah-mudahan hasil evaluasinya baik. Kami akan ikut," imbuh Irfan. Irfan menambahkan, dari informasi awal yang diperoleh PGE memang ada potensi yang menjanjikan di WKP Gunung Ciremai tersebut. Namun, kata dia, informasi tersebut masih terus dievaluasi.

"Untuk ikut lelang kan kami harus punya strategi. Kami di awal harus menentukan harga. Jadi strateginya harus matang. Paling tidak secara harafiah, Gunung Ciremai ini masih memberikan profit yang baik," ucap Irfan.

Saat ini PGE memiliki 12 WKP dengan total kapasitas pembangkitan sebesar 437 MW yang dihasilkan dari Kamojang (235 MW), Ulubelu (110 MW), Lahendong (80 MW), dan Sibayak (12 MW).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.