Risiko Kredit Turun, OJK Tetap Khawatirkan Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 07/11/2016, 14:50 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) industri perbankan sudah turun dari 3,2 persen pada Agustus 2016 menjadi 3,1 persen pada September 2016.

Meski begitu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, tetap mencemaskan pertumbuhan ekonomi yang menurutnya belum menanjak signifikan.

"Pertumbuhan ekonomi tentu saja masih belum terlalu fantastis. Tetapi tren positif (di perbankan) sudah mulai kelihatan," kata Muliaman ditemui usai membuka OJK Financial PR Forum, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Tren positif itu tercermin dari NPL industri perbankan yang sudah turun, di sisi lain penyaluran kredit perbankan meningkat. Membaiknya industri perbankan ini menurut Muliaman didorong oleh hampir seluruh sektor industri, utamanya ritel.

Dengan gross NPL yang turun, Muliaman berharap tahun depan risiko perbankan bisa kembali menyusut meski perlahan.

"Pelan-pelan bisa (NPL di bawah 3 persen). Sekarang ini menurut saya, risiko kredit sudah menyusut," ucap Muliaman.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi, pada kuartal-III 2016.

Ekonomi kuartal III 2016 tumbuh hanya 5,02 persen (YoY). Padahal pada kuartal II 2016, ekonomi tumbuh 5,19 persen (YoY).

Kompas TV Bank Dunia Optimis Dengan Ekonomi RI 2017
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.