Jelang Akhir Tahun, Kementan Jamin Stok Cabai dan Bawang Merah Aman

Kompas.com - 07/11/2016, 16:52 WIB
Direktur Jenderal Hortikultura,Kementerian Pertanian (Kementan), Spudnik Sudjono, dalam peluncuran Pasar Murah Bawang Merah, di Jakarta, Senin (16/5/2016). Estu Suryowati/KOMPAS.comDirektur Jenderal Hortikultura,Kementerian Pertanian (Kementan), Spudnik Sudjono, dalam peluncuran Pasar Murah Bawang Merah, di Jakarta, Senin (16/5/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan bawang merah dan cabai aman menjelang akhir tahun hingga memasuki awal tahun depan.

“Persediaan ada, termasuk untuk Natal dan tahun baru. Kami telah lakukan sistem manajemen tanam. Untuk bawang merah, kebutuhan November dan Desember sudah ditanam sejak dua bulan sebelumnya, kalau cabai tiga bulan sebelumnya. Ini dilakukan untuk mengendalikan persediaan,” ujar Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sudjono di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Berdasarkan data Kementan, kebutuhan bawang merah pada November 2016 dan Desember 2016 masing-masing 82.363 ton dan 82.169 ton dengan perkiraan ketersedian mencapai 103.667 ton dan 101.897 ton.

Adapun, untuk kebutuhan cabai rawit merah pada dua bulan yang sama sebesar 53.810 ton dan 54.346 ton dengan total ketersediaan 68.816 ton dan 78.167 ton.

Spudnik menjelaskan, guna memenuhi kebutuhan di wilayah Jabodetabek, pihaknya telah melibatkan mitra strategis untuk memasok kebutuhan cabai sebanyak 8 ton hingga 10 ton per hari dan bawang merah 7,5 ton per hari.

Menurutnya, langkah itu sudah diusulkan dalam rapat bersama di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna menjadi solusi dalam pengendalian harga.

“Kami sudah tawarkan. Kami punya petani yang bisa memfasilitasi pasokan bawang merah dan cabai. Kami harap mereka bisa mendapat penugasan di sini untuk memasok langsung entah ke Perum Bulog atau perusahaan BUMN lainnya atau PD Pasar Jaya atau Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas),” tutur Spudnik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan adanya usulan tersebut maka para petani yang tergabung dalam kelompok "Champiyang berimbas pada tingginya harga kebutuhan pokok.

Saat ini, walau belum ada regulasi khusus yang mengatur penugasan Champions, mitra Ditjen Hortikultura itu sudah mulai memasok bawang merah dan cabai ke wilayah Jabodetabek.

Untuk harga cabai rawit merah, harga dari petani dihargai Rp 17.000 per kilogram (kg) dan dijual di tingkat ritel dengan harga Rp 29.000.

Adapun, Bawang merah di tingkat petani Rp 22.500 per kg dan di tingkat ritel Rp 32.000 per kg.

Jumlah pasokan yang dikirimkan mitra-mitra itu ditargetkan akan mencapai 30 ton setiap hari pada 2017 mendatang sehingga dapat membantu menjaga persediaan bawang merah dan cabai di Jabodetabek yang masing-masing mencapai 286 ton dan 180 ton per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.