Cabai Konsisten Sumbang Inflasi di Kepulauan Bangka Belitung

Kompas.com - 11/11/2016, 06:27 WIB
Warga sedang memilih cabai di Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. Kamis (5/1/2017). Hargai cabai melonjak drastis pasca-tahun baru. Di sejumlah daerah, harga cabai meroket dari puluhan ribu menjadi Rp 200-an ribu. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIWarga sedang memilih cabai di Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. Kamis (5/1/2017). Hargai cabai melonjak drastis pasca-tahun baru. Di sejumlah daerah, harga cabai meroket dari puluhan ribu menjadi Rp 200-an ribu.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Cabai sebagai salah satu bahan kebutuhan pokok warga, tercatat sebagai penyumbang inflasi paling dominan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tingginya kebutuhan akan cabai, belum diimbangi dengan ketersediaan pasokan dari dalam daerah.

“Kami mencatat cabai konsisten sebagai penyumbang inflasi dalam jangka waktu tahun ke tahun maupun bulan ke bulan,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pangkalpinang, Edhi Rahmanto Hidayat, kepada Kompas.com, Kamis (10/11/2016).

Hingga akhir Oktober 2016, angka inflasi tercatat sebesar 5,6 persen. Sementara itu harga cabai sebagai salah satu komoditas yang menyumbang inflasi bertahan di kisaran angka Rp 50.000 – Rp 60.000 per kilogram.

Menyikapi mahalnya harga cabai, Bank Indonesia berinisiatif menyiapkan lahan produksi seluas 14 hektare bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Pengelolaan lahan yang diserahkan pada kelompok tani, diharapkan mampu meningkatkan produksi cabai demi memenuhi kebutuhan dalam daerah khususnya wilayah Pulau Bangka.

Selain dipicu harga cabai, kenaikan inflasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga disebabkan mahalnya harga ikan. Penyebab inflasi lainnya seperti kebutuhan biaya pendidikan dan ongkos angkutan udara, hanya terjadi pada waktu tertentu saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.