Pekan Ketiga November 2016, BI Pantau Inflasi 0,39 Persen

Kompas.com - 18/11/2016, 15:03 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo di sela-sela acara Indonesia Syari'a Economic Festival (ISEF) di Grand City Surabaya, Kamis (27/10/2016). Sakina Rakhma Diah Setiawan/Kompas.comGubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo di sela-sela acara Indonesia Syari'a Economic Festival (ISEF) di Grand City Surabaya, Kamis (27/10/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) melaporkan inflasi indeks harga konsumen (IHK) hingga pekan ketiga bulan November 2016 mencapai 0,39 persen.

Angka ini didiasarkan kepada Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan oleh bank sentral.

“Inflasi minggu ketiga kelihatan ada tekanan inflasi kurang lebih 0,39 persen,” ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo di Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Agus menjelaskan, ada beberapa faktor yang mendorong inflasi pada bulan November 2016. Salah satunya adalah harga cabai dan bawang merah yang mengalami tekanan inflasi yang cukup tinggi.

Selain itu, ada pula periode La Nina atau masa basah yang berkelanjutan. Menurut Agus, kondisi cuaca basah yang berkelanjutan ini memberikan dampak kepada produktivitas pangan. Kondisi semacam itu terjadi antara lain di Sumatera Utara.

“Ada juga virus kuning yang berpengaruh kepada gagalnya panen cabai. Ini membuat kondisi ketersediaan cabai di pasar terbatas dan membawa tekanan di inflasi,” jelas Agus.

Bank sentral menyambut baik koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BI guna menjaga inflasi agar tidak terus merambat naik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun hingga akhir tahun 2016, bank sentral memperkirakan inflasi IHK akan berada pada kisaran 3 hingga 3,2 persen, sejalan dengan target yang dipatok BI, yakni 4 plus minus 1 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.