Awasi Lembaga Jasa Keuangan, Ini Model Analisis yang Dipakai OJK

Kompas.com - 21/11/2016, 19:45 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) OJKOtoritas Jasa Keuangan (OJK)
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap industri jasa keuangan dan memastikan edukasi serta perlindungan konsumen industri jasa keuangan.

Dengan banyaknya perusahaan jasa keuangan yang diawasi, bagaimana OJK melakukan pengawasan dan penelitian?

Direktur Departemen Pengembangan Kebijakan Strategis OJK Inka B Yusgiantoro menjelaskan, ada beberapa model yang dikembangkan OJK dalam melakukan pengawasan, pengukuran, hingga proyeksi perekonomian maupun kesehatan industri jasa keuangan.

Inka memberi contoh beberapa model yang digunakan OJK. Regulator memiliki OJK Index, yang merupakan indeks tekanan sektor keuangan dan untuk melihat probabilitas terjadinya default.

"Indikator yang digunakan antara lain pasar nilai tukar, pasar uang antar bank (PUAB), saham, obligasi, dan industri jasa keuangan sendiri. Ini dilaporkan setiap bulan ke Rapat Dewan Komisioner OJK untuk melihat tekanan sistem keuangan," ungkap Inka dalam sebuah diskusi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta, Senin (21/11/2016).

Selain itu, ada pula model Early Warning System (EWS). Inka menjelaskan, model ini menggunakan setidaknya 15 indikator yang beragam dan berguna untuk memproyeksikan vulnerabilitas industri jasa keuangan terhadap krisis dalam periode tertentu, setidaknya tiga hingga enam bulan mendatang.

Di samping itu, Inka mengungkapkan, OJK juga membangun model makroekonometrika guna memetakan proyeksi perekonomian ke depan. Model ini, imbuh dia, dinamakan OJK Outlook.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Indikatornya antara lain PDB (produk domestik bruto/pertumbuhan ekonomi) tahun berikut, inflasi, pertumbuhan kredit, dan dana pihak ketiga (DPK). Ini menjadi pedoman bagi pengawas untuk mengevaluasi RBB (rencana bisnis bank)," jelas Inka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.