Garuda Akan Tingkatkan Penerbangan ke China dan Timur Tengah Tahun Depan

Kompas.com - 24/11/2016, 20:12 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo menjadi pembicara saat acara Kompas 100 CEO Forum di Jakarta Convention Center, Kamis (24/11/2016). Para CEO yang tercatat dalam indeks Kompas 100 berkumpul dan berdiskusi dalam Kompas 100 CEO Forum. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMODirektur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo menjadi pembicara saat acara Kompas 100 CEO Forum di Jakarta Convention Center, Kamis (24/11/2016). Para CEO yang tercatat dalam indeks Kompas 100 berkumpul dan berdiskusi dalam Kompas 100 CEO Forum.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) Arif Wibowo mengatakan, tahun 2017 nanti maskapai penerbangan nasional pelat merah tersebut akan makin gencar menerbangi wilayah udara China dan Timur Tengah untuk rute internasional.

Arif mengatakan, jumlah penumpang yang diangkut ke China ditargetkan tumbuh 50 persen pada tahun depan. Sementara itu, jumlah penumpang yang diangkut ke Timur Tengah ditargetkan tumbuh 21,2 persen.

"Ini menjadi bagian penting dari GIAA untuk ikut mendorong pertumbuhan angkutan udara, dan kami ingin mempertahankan market share," kata Arif saat ditemui di sela-sela Kompas 100 CEO Forum di Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Garuda Indonesia akan membuka rute baru Denpasar-Chengdu pada Januari 2017. Arif menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa GIAA gencar menambah penerbangan ke China.

"Pertama, traffic penerbangan di China itu prospektif dibandingkan pasar internasional lainnya. Kedua, setiap tahun ada 100 juta traveler China, dan yang masuk ke Indonesia baru 1-2 juta.

Jadi, China ini masih menjadi peluang besar," kata Arif. Sementara itu, untuk petumbuhan penerbangan domestik, GIAA menargetkan pertumbuhan wilayah Timur sebesar 12,5 persen. Sedangkan wilayah barat ditargetkan tumbuh 6,7 persen pada tahun 2017.

"Wilayah Timur akan merata. Destinasi wisata akan membutuhkan konektivitas dan aksesibilitas," kata Arif dalam forum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menyokong ekspansi rute dan frekeunsi penerbangan, GIAA akan menambah sembilan armada pada tahun depan. Sebanyak lima armada di antaranya, yang berjenis Airbus 320, diperuntukkan anak usaha Citilink.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.