Inflasi November 0,47 Persen Disumbang dari Kenaikan Bahan Makanan

Kompas.com - 01/12/2016, 12:05 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta, Senin (3/10/2016). Estu Suryowati/KOMPAS.comKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta, Senin (3/10/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi sepanjang November 2016 sebesar 0,47 persen atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,14 persen.

Sementara itu, inflasi pada tahun kalender tercatat sebesar 2,59 persen, dan inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) sebesar 3,58 persen. Sedangkan inflasi komponen inti yoy tercatat sebesar 3,07 persen atau terendah sejak tahun 2004

"Salah satunya pemicunya disebabkan karena tomat, sayur, dan cabai naik. Khususnya untuk Indonesia Timur," kata Kepala Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Senin (1/12/2016).

Sasmito menuturkan, dari 82 kota IHK, tercatat terjadi inflasi pada 78 kota dan deflasi di 4 kota. Inflasi tertinggi terdapat di daerah Manado sebesar 2,86 persen dan terendah di daerah Depok dan Manado sebesar 0,05 persen.

Sementara itu deflasi tertinggi terdapat di daerah Bau-Bau sebesar 1,54 persen. Inflasi tertinggi terdapat pada kelompok bahan makanan sebesar 1,66 persen.

Lalu diikuti makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang terjadi inflasi sebesar 0,25 persen. Selain itu, inflasi juga disebabkan kenaikan dari sektor perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,16 persen.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memproyeksikan laju inflasi pada November 2016 akan lebih tinggi ketimbang inflasi pada Oktober 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kondisi cuaca yang kurang baik, tentu mempengaruhi produktivitasnya. Apalagi musim saat ini sangat mempengaruhi komoditas cabai dan bawang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.