OJK Akan Terbitkan Aturan mengenai "Green Bond"

Kompas.com - 02/12/2016, 12:15 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida, Jakarta, Jumat (11/11/2016) KOMPAS.com/Estu SuryowatiKepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida, Jakarta, Jumat (11/11/2016)
|
EditorAprillia Ika

NUSA DUA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersiap untuk menerbitkan aturan mengenai green bond, atau surat utang yang harus memasukkan aspek lingkungan pada bisnis yang dijalankan perusahaan.

Kepala Eksekutif Bidang Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, kebijakan tersebut akan diterbitkan dalam rangka untuk memenuhi unsur lingkungan yang berkelanjutan.

"Di beberapa negara kita lihat banyak green bond ini. Kita lihat struktur seperti apa yang cocok di Indonesia," ujarnya dalam acara "2016 International Sustainable Forum" di Nusa Dua, Jumat (2/12/2016).

Menurut Nurhaida, sejauh ini sebenarnya sudah ada ketentuan bagi emiten di pasar modal untuk mengungkap dampak lingkungan dari bisnis yang dijalankan dalam prospektus. Akan tetapi, hal itu masih perlu ditingkatkan lagi guna menjamin environmental sustainability.

Di negara-negara maju, ketentuan untuk memenuhi aspek lingkungan dalam penerbitan obligasi sudah mulai diadaptasi. Akan tetapi,bagi negara berkembang seperti Indonesia, hal itu masih membutuhkan waktu dan biaya.

Nurhaida menyebut, ketentuan untuk memberi perhatian yang lebih terhadap aspek lingkungan akan menjadi beban tersendiri, baik bagi regulator maupun emiten.

"Namun, hal itu tetap harus dijalankan. Ke depan arahnya ketentuan mengenai environment sustainability ini menjadi kewajiban," kata Nurhaida.

Kompas TV Perbedaan BI dan OJK – Ultimate U eps 10 bagian 3
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Whats New
Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Whats New
Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Whats New
Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Rilis
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Whats New
Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Whats New
Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Whats New
India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Whats New
Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.