PLN Beli 1,3 MW Listrik Sampah di PTA Jatibarang Semarang

Kompas.com - 06/12/2016, 14:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah memastikan listrik yang dihasilkan dari gas metana dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang akan disalurkan ke PT PLN (Persero).

Perusahaan listrik negara itu akan membeli listrik berkapasitas 1,3 Mega Watt (MW) tersebut. Kepastian tersebut didapat setelah disepakati kerja sama antara Pemkot Semarang dengan PLN, Senin (5/12/2016) kemarin.

"Kesepakatan dengan PLN berlaku 20 tahun ke depan," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (6/12/2016).

PLN, lanjut Hendrar, akan membeli listrik seharga 18,77 sen dollar AS atau setara dengan Rp 2.496 per kwh untuk tegangan tinggi dan menengah.

Untuk tegangan rendah, PLN akan membeli dengan harga 22,43 sen dollar AS per kwh. Pembelian disesuaikan dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 44 tahun 2015 tentang Pembelian Tenaga Listrik Oleh PT PLN (Persero) Dari Pembangkit Listrik Berbasis Sampah Kota.

Hendrar mengatakan, kerja sama kedua institusi menjadi hasil nyata dari inovasi yang telah dilakukan.

PLTSa sendiri merupakan salah satu fokus pemerintah daerah untuk penyediaan energi. Pengembangan PLTSa di TPA Jatibarang sendiri dikembangkan melalui skema dana hibah dari Pemerintah Denmark senilai Rp 38 miliar.

Proyek ramah energi itu ditargetkan selesai pada akhir 2018. Kebutuhan listrik di kawasan itu mencukupi kebutuhan listrik kepada 600 sampai 700 rumah. Listrik itu dihasilkan dari sampah kota yang sebanyak 800 ton-1.000 ton per hari.

(Baca: PLN Beli Tenaga Listrik dari Sampah Rp 2.496 Per kwh)

Kompas TV PLN Naikkan Harga Listrik
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Whats New
Ternyata Indonesia Punya 'Saham' di IMF, Berapa Persen?

Ternyata Indonesia Punya "Saham" di IMF, Berapa Persen?

Whats New
Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Whats New
MLFF Bakal Gantikan E-Toll,  Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

MLFF Bakal Gantikan E-Toll, Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

Whats New
Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Whats New
Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Spend Smart
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Whats New
Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Whats New
Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Work Smart
Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Whats New
Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari 'Middle Income Trap'

Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari "Middle Income Trap"

Whats New
Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Whats New
Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Whats New
Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.