Menkeu Akan Cabut Sertifikasi Bankir yang Mangkir dari "Tax Amnesty"

Kompas.com - 09/12/2016, 11:40 WIB
Sejumlah warga mengikuti program Tax Amnesty di Kantor Pajak Kota Tangerang, Jumat (30/9/2016). KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah warga mengikuti program Tax Amnesty di Kantor Pajak Kota Tangerang, Jumat (30/9/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Ikatan Bankir Indonesia (IBI) untuk mencabut sertifikasi bankir yang terbukti tidak mengikuti program tax amnesty atau pengampunan pajak.

Permintaan mantan pejabat World Bank ini pun bukan tanpa alasan karena jika IBI tak melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, maka IBI sendiri yang akan tercoreng namanya.

"Kalau ada bankir yang tidak ikut tax amnesty, saya minta IBI mencabut sertifikasinya," ujar Sri Mulyani saat menghadiri economic outlook 2017 di Jakarta, Jumat (9/12/2016). "Karena kalau tidak, IBI sendiri yang akan tercoreng namanya."

Sri Mulyani menyebutkan, dari 150.000 bankir yang terdiri dari direksi dan komisaris perbankan, baru 963 bankir yang telah menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT) untuk membayar pajak.

Sri Mulyani merinci, dari 963 bankir yang ada di bank umum ataupun bank pemerintahan di seluruh Indonesia, 215 orang dari jajaran komisaris perbankan belum ikut tax amnesty.

Selain itu, 410 direksi perbankan juga belum ikut tax amnesty. Adapun dana tebusan yang didapat dari komisaris-komisaris yang telah mengikuti tax amnesty sebesar Rp 1 triliun dan dari jajaran direksi yang ada di Indonesia baru Rp 273 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.