Kompas.com - 14/12/2016, 18:49 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (14/12/2016) Yoga SukmanaMenteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (14/12/2016)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani berterimakasih kepada majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran menolak semua uji materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau tax amnesty.

Menurut perempuan yang kerap disapa Ani itu, keputusan MK sekaligus mampu memberikan kepastian hukum bagi para wajib pajak yang sudah ikut tax amnesty.

"Keputusan ini sangat berarti sekali bagi pemerintah yang akan melaksanakan UU Pengampunan Pajak hingga pada akhir Maret 2017," ujar Ani di Gedung MK, Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga yakin keputusan MK akan mampu memupus keraguan para wajib pajak kepada program tax amnesty yang digulirkan sejak 1 Juli 2016 itu.

Awalnya, program UU Pengampunan Pajak memang banyak diragukan dan dinilai hanya pro konglomerat. Bahkan dituding sebagai UU yang memberikan jalan untuk pencucian uang hasil kejahatan.

Padahal kata Ani, UU Pengampunan Pajak merupakan salah satu perundang-undangan yang ada di paket reformasi sektor perpajakan.

Tujuannya, agar penerimaan negara dari sektor perpajakan bisa optimal. Setelah tax amnesty, pemerintah juga akan merevisi UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP), UU Pajak Penghasilan (PPh) dan UU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam rangka reformasi sektor pajak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tentu berharap dengan keseluruhan reformasi perpajakan, dan keputusan Mahkamah Konstitusi hari ini akan menjadikan suatu momentum kuat bagi kita untuk terus memperbaiki kinerja di Ditjen Pajak," kata Ani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.