Persoalan Sektor Pertanian dan Produksi Pangan, PR Pemerintah yang Belum Juga Usai

Kompas.com - 15/12/2016, 11:00 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2017 akan segera datang. Namun, persoalan sektor pertanian menjadi masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, mulai dari sarana dan prasarana pertanian, peningkatan produksi hasil pertanian dalam negeri, daya saing hasil pertanian hingga kebijakan pengurangan importasi pemerintah.

Kompas.com merangkum beberapa kebijakan dan program yang dilakukan pemerintah dalam membangun sektor pertanian hingga masalah klasik yang mendera sektor petanian dalam negeri.

Januari 2016

- Pemerintah menyiapkan langkah-langkah untuk menjaga kestabilan sejumlah harga pangan mulai dari komoditas utama seperti beras, daging sapi, gula, dan kedelai di 2016.

- Pada saat itu juga pemerintah mendapatkan gambaran akan ada penundaan musim tanam karena adanya badai El Nino yang dikhawatirkan dapat mengganggu persediaan bahan pangan.

- Pemerintah memutuskan untuk membatalkan pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen terhadap pembelian hewan ternak. Kebijakan pengenaan PPN produk ternak dinilai akan mengganggu kestabilan harga pangan.

April 2016

- Guna mengatasi permasalahan klasik komditas pokok masyarakat seperti beras, gula pasir, cabai, minyak goreng, bawang merah dan putih, dan daging sapi, pemerintah perkenalkan Toko Tani Indonesia (TTI), gerai pangan milik Kementerian Pertanian yang dirancang dan didirikan dengan tujuan sebagai solusi permanen dalam mengantisipasi gejolak harga pangan.

- Presiden Joko Widodo meminta harga pangan pada tidak melonjak pada musim Lebaran 2016 tiba. Termasuk, harga daging yang diminta untuk tidak lebih di atas Rp 80.000 per kilogram.

Juni 2016

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPOM Sebut Galon Mengandung BPA Perlu Segera Dilabeli

BPOM Sebut Galon Mengandung BPA Perlu Segera Dilabeli

Whats New
Percepat Pembangunan Hunian ASN, Menteri PUPR Minta Tambahan Anggaran Rp 12,7 Triliun

Percepat Pembangunan Hunian ASN, Menteri PUPR Minta Tambahan Anggaran Rp 12,7 Triliun

Whats New
Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur

Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur

Whats New
Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta 2023 Jadi Rp 4,9 Juta

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta 2023 Jadi Rp 4,9 Juta

Whats New
Mendag Minta UMKM Ikuti Tren Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

Mendag Minta UMKM Ikuti Tren Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

Whats New
Nilai Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp 35,1 Triliun secara Bulanan

Nilai Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp 35,1 Triliun secara Bulanan

Whats New
Kemendag Pastikan Kebijakan Rasio Hak Ekspor CPO Tidak Berubah

Kemendag Pastikan Kebijakan Rasio Hak Ekspor CPO Tidak Berubah

Whats New
Sukses Terapkan Prinsip Industri Hijau, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan dari Kemenperin

Sukses Terapkan Prinsip Industri Hijau, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan dari Kemenperin

Whats New
GoPay Jadi Dompet Digital dengan Pengguna Terbanyak, Ini Faktor Pendorongnya

GoPay Jadi Dompet Digital dengan Pengguna Terbanyak, Ini Faktor Pendorongnya

Whats New
IHSG Tumbuh 6,82 Persen, OJK: Masih Tertinggi di ASEAN

IHSG Tumbuh 6,82 Persen, OJK: Masih Tertinggi di ASEAN

Whats New
Digitalisasi Asuransi, Solusi Meningkatkan Penetrasi Asuransi Jiwa di Indonesia

Digitalisasi Asuransi, Solusi Meningkatkan Penetrasi Asuransi Jiwa di Indonesia

BrandzView
PLN Hanya Gunakan 57 Persen Dana PMN Tahun Ini

PLN Hanya Gunakan 57 Persen Dana PMN Tahun Ini

Whats New
Survei InsightAsia: 71 Persen Masyarakat Gunakan Dompet Digital, GoPay di Posisi Pertama

Survei InsightAsia: 71 Persen Masyarakat Gunakan Dompet Digital, GoPay di Posisi Pertama

Whats New
IHSG Ditutup di Zona Merah, GOTO, BUKA, dan MDKA Ambles Lebih dari 6 Persen

IHSG Ditutup di Zona Merah, GOTO, BUKA, dan MDKA Ambles Lebih dari 6 Persen

Whats New
Ini Dompet Digital yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia

Ini Dompet Digital yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.