Kompas.com - 21/12/2016, 13:29 WIB
Aktivitas pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek pengeboran terowongan untuk angkutan massal cepat (Mass Rapid Transit/MRT) di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016). Pengerjaan proyek MRT fase pertama ini diperkirakan rampung pada tahun 2018. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGAktivitas pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek pengeboran terowongan untuk angkutan massal cepat (Mass Rapid Transit/MRT) di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016). Pengerjaan proyek MRT fase pertama ini diperkirakan rampung pada tahun 2018.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik (SPJBTL).

Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Silvia Halim mengatakan, perjanjian tersebut bertujuan menjaga kebutuhan listrik untuk menunjang operasional MRT.

"Perjanjian jual beli ini menjamin ketersediaan listrik untuk operasional MRT Jakarta secara keseluruhan tanpa terputus dan menjamin adanya pemeliharaan sistem yang baik dari PT PLN (Persero)," ujar Silvia di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Adapun cakupan suplai listrik tersebut meliputi, stasiun serta depo MRT dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.

Saat ini, PT MRT Jakarta tengah membangun gardu induk 150 kilo volt (kv) di Taman PICK Sambas, Jakarta Selatan, dan sistem Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kv yang akan tersambung ke Gardu Induk PLN di Pondok Indah dan Gardu Induk PLN di CSW.

Gardu Induk di Taman PKK Sambas dijadwalkan aktif pada bulan Desember 2017.

Kerja sama antara PT MRT Jakarta dan PT PLN (Persero) ini menurut pihak MRT merupakan bagian dari penyelesaian pekerjaan konstruksi MRT Jakarta koridor Selatan - Utara Fase 1 (Lebak Bulus - Bundaran HI) yang sejauh ini telah mencapai 62 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Divisi Operasional Regional Jawa Bagian Barat PLN, Nyoman Astawa mengatakan, pihaknya akan mendukung dan mensuplai listrik untuk kebutuhan MRT Jakarta.

"Kami PLN sebagai penyedia infrastruktur, sangat mengerti PT MRT Jakarta yang juga merupakan penyedia infrastruktur, jadi kami akan terus memberikan dukungan. Mudah-mudahan ini merupakan awal goal yang kita harapkan, yakni supaya PLN bisa menyiapkan suplai listrik yang dibutuhkan MRT," ucap Nyoman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.