Ini Perkembangan Program Pendidikan Vokasi Pemerintah

Kompas.com - 22/12/2016, 19:09 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) industri dalam negeri, pemerintah telah melaksanakan program pendidikan vokasi yang diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan SDM industri nasional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, ada beberapa capaian penyelenggaraan pendidikan vokasi berbasis kompetensi, dengan menghasilkan tenaga kerja yang terserap oleh industri sebanyak 16.178 orang.

Rinciannya, 11.622 orang melalui pelatihan berbasis sistem three-in-one (3-in-1) dan 4.556 orang melalui pendidikan SMK dan diploma.

"Kemudian, pendirian Politeknik dan Akademi Komunitas di Kawasan Industri dan Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI). Sampai tahun 2016, telah berdiri Akademi Komunitas Industri TPT di Solo dan Politeknik Industri Logam di Morowali yang telah mendapatkan persetujuan pendirian dari Menristekdikti dan Kemenpan RB," ujar Airlangga saat jumpa pers akhir tahun Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (22/12/2016).

Dia menambahkan, telah dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman lima menteri tentang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Berbasis Kompetensi yang Link And Match dengan Industri.

Serta, tersusunnya Rencana Pengembangan Link and Match SMK dengan Industri, dengan dilakukan identifikasi kerja sama oleh 150 perusahaan industri dengan 750 SMK.

"Perhatian pemerintah yang tinggi terhadap pengembangan SDM industri juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing, efisiensi dan produktivitas di sektor industri," pungkasnya.

Kerja Sama Internasional

Sementara itu, untuk peningkatan ketahanan dan pengembangan akses industri internasional, telah dilakukan perundingan internasional terkait industri.

"Sebanyak enam jenis perundingan, forum regional sebanyak sembilan jenis perundingan, dan tiga jenis perundingan di forum multilateral, yang berorientasi terhadap kepentingan industri dalam negeri," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.