Kompas.com - 23/12/2016, 12:00 WIB
Kondisi Penumpang Kereta Api di Stasiun Gambir di Jakarta, Jumat (23/12/2016) Achmad Fauzi/Kompas.comKondisi Penumpang Kereta Api di Stasiun Gambir di Jakarta, Jumat (23/12/2016)
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim libur Natal dan Tahun Baru 2017 telah datang. Banyak masyarakat yang memanfaatkan libur akhir tahun untuk berlibur dengan menggunakan angkutan umum, salah satunya kereta api

Pantauan Kompas.com penumpang kereta api telah memadati Stasiun Gambir, Jakarta. Penumpang terlihat duduk untuk menunggu jadwal keberangkatan kereta api ke tempat tujuan. 

Salah satu penumpang, Ikwan Mustofa, mengaku memanfaatkan libur akhir tahun ini untuk mengunjungi keluarga.

Dirinya akan menaiki KA Cirebon Express untuk menuju ke Cirebon. Bahkan, dirinya telah datang sejak pagi untuk menghindari keterlambatan jadwal berangkat kereta api. 

"Saya sejak dari pagi datang, karena takut terlambat. Jadinya saya datang lebih awal," ujar Ikwan kepada Kompas.com di Stasiun Gambir Jakarta, Jumat (23/12/2016).  '

Dari sisi pelayanan, Ikwan merasakan telah lebih baik dan lebih dimudahkan dari yang sebelumnya. Apalagi, katanya, saat ini pembelian tiket bisa dilakukan secara online. 

"Sekarang sudah mudah, beli tiket bisa online, bangku tunggu juga telah tersedia. Cuma ada beberapa lantai yang kurang bersih," tuturnya. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan, pihaknya telah menyiagakan petugas  di seluruh stasiun.

Sebanyak 253 petugas ekstra  disiagakan yang berjaga bergantian selama 24 jam. Ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada seluruh penumpang.

"Mulai hari ini kami piket dari 23 Desember 2016 sampai 8 Januari 2017. Ini semua untuk layanan yang baik kepada pelanggan. Dan untuk tiket rata-rata semuanya telah terjual," ucap Edi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Pemerintah Kembali Berlakukan Aturan DMO dan DPO

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Pemerintah Kembali Berlakukan Aturan DMO dan DPO

Whats New
NIK Bakal Jadi NPWP Mulai Tahun Depan

NIK Bakal Jadi NPWP Mulai Tahun Depan

Whats New
Pedagang Pasar: Kami Belum Dapati Migor Curah Melimpah, HET Juga Belum Turun...

Pedagang Pasar: Kami Belum Dapati Migor Curah Melimpah, HET Juga Belum Turun...

Whats New
Asabri Link Perluas 1.000 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Asabri Link Perluas 1.000 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Rilis
Harga Emas Dunia Melonjak, Dipicu Pelemahan Dollar AS

Harga Emas Dunia Melonjak, Dipicu Pelemahan Dollar AS

Whats New
Distributor Motor Saratoga (MPMX) Bakal Bagikan Dividen Rp 800 Miliar

Distributor Motor Saratoga (MPMX) Bakal Bagikan Dividen Rp 800 Miliar

Rilis
Cek Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Cek Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Whats New
BSI Gandeng Anak Usaha Jasa Marga untuk Kembangkan Bisnis di Ruas Jalan Tol

BSI Gandeng Anak Usaha Jasa Marga untuk Kembangkan Bisnis di Ruas Jalan Tol

Rilis
Bank BNI Resmi Caplok Bank Mayora

Bank BNI Resmi Caplok Bank Mayora

Whats New
Cerita Perajin Batik Madura Tanjungbumi: Sebulan Bisa Laku Lebih dari 100 Lembar Usai Gabung Marketplace Bakaoo.id

Cerita Perajin Batik Madura Tanjungbumi: Sebulan Bisa Laku Lebih dari 100 Lembar Usai Gabung Marketplace Bakaoo.id

Rilis
Tips dan Rahasia Sukses Berbisnis via Aplikasi Digital Ibu Titin, hingga Berhasil Membesarkan 3 Anaknya walau Hanya Orangtua Tunggal

Tips dan Rahasia Sukses Berbisnis via Aplikasi Digital Ibu Titin, hingga Berhasil Membesarkan 3 Anaknya walau Hanya Orangtua Tunggal

Whats New
Gagal Bayar Utang, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka: Sampai Ada Restrukturisasi, Kami Tidak Bisa Membayar

Gagal Bayar Utang, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka: Sampai Ada Restrukturisasi, Kami Tidak Bisa Membayar

Whats New
Dilema Sri Mulyani, Pilih Tambah Anggaran Subsidi atau Buat Pertamina-PLN Berdarah-darah

Dilema Sri Mulyani, Pilih Tambah Anggaran Subsidi atau Buat Pertamina-PLN Berdarah-darah

Whats New
Rupiah dan IHSG Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Rupiah dan IHSG Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Whats New
Makin Berkilau, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Jadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Makin Berkilau, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Jadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.