Kompas.com - 28/12/2016, 12:00 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak), di sekitar Terminal Bus Pulo Gadung, Jakarta Timur. (25/12) Achmad FauziMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak), di sekitar Terminal Bus Pulo Gadung, Jakarta Timur. (25/12)
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorM Fajar Marta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan terjadi penurunan jumlah penumpang angkutan umum bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) sebesar 10-20 persen. Penurunan tersebut telah terjadi dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Budi Karya menerangkan, penurunan penumpang bus AKAP lebih disebabkan oleh fasilitas dan layanan terminal bus yang belum memadai, seperti kamar mandi yang tidak bersih. Sehingga, masyarakat enggan untuk mengunjungi terminal dan menggunakan bus.

Selain itu, faktor fasilitas dari bus AKAP juga mempengaruhi penurunan jumlah penumpang tersebut.

"Kalau sekarang kita lihat terminal rata-rata kamar mandinya jorok. Orang kan jadi males," ujarnya saat ditemui ‎Stasiun Tugu, Yogyakarta, Selasa (27/12/2016).

Maka dari itu, kata dia, untuk menaikan kembali jumlah penumpang diperlukan solusi yang terbaik. Salah satunya membenahi kembali semua terminal tipe A di Indonesia, seperti Terminal Tirtonadi.

Apalagi kepemilikan terminal tipe A kini sudah menjadi milik Kementerian Perhubungan. Sehingga, pihaknya memiliki kewenangan untuk melakukan pembenahan di semua terminal tipe A di Indonesia.

"‎Terminal-terminal harus melakukan pembenahan. Sebenarnya kalau dibikin bagus, banyak penumpang yang datang ke terminal," tandasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.