PLN Tingkatkan Keandalan Listrik Wilayah Sumatera

Kompas.com - 06/01/2017, 14:00 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Bertepatan dengan awal Tahun Baru 2017, PT PLN (Persero) telah meningkatkan keandalan listrik di wilayah Sumatera dengan beroperasinya transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 275 kV (kilovolt) sepanjang 389 kilo meter sirkit (kms) dari Lahat hingga ke Muara Bungo.

Jaringan transmisi ini menghubungkan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Lahat dengan GITET Lubuk Linggau dan GITET Bangko serta GITET Muara Bungo Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi, seluruhnya merupakan bagian dari pembangunan tol listrik 275 kV Sumatera dari Aceh hingga Lampung.

Direktur Bisnis Regional Sumatera Amir Rosidin mengatakan, beroperasinya SUTT 275 kV ini dapat meningkatkan keandalan kelistrikan di wilayah Sumatera dan sebagai wujud semangat pembangunan tol listrik Sumatera dari Aceh-Lampung.

"Dengan daya antar yang lebih besar tentu akan meningkatkan keandalan kelistrikan di wilayah Sumatera dan menurunkan arus sehingga dapat mengurangi penyusutan, pengoperasian SUTT Lahat-Muara Bungo ini semakin membangun optimisme terwujudnya tol listrik Sumatera," kata Amir dalam keterangan resminya, Jumat (6/1/2017).

Menurut Amir, tol listrik Sumatera ini ditargetkan dapat mengalirkan listrik, terutama dari Sumatera bagian Selatan ke seluruh wilayah Sumatera, karena cukup banyaknya pembangkit listrik di wilayah Sumatera bagian Selatan, tetapi konsumsi listrik di bagian Utara lebih besar.

"Oleh karena itu, untuk menghubungkan sistem PLTU tersebut perlu dibangun tol listrik yang nantinya akan mengalirkan listrik ke daerah-daerah di seluruh wilayah Sumatera," tambah Amir.

Sebelumnya transmisi dari GI Lahat ke Muara Bungo telah beroperasi sejak 2003 dengan daya hantar 150 kV, tetapi pada 2010 dicanangkan peningkatan daya hantar transmisi menjadi 275 kV.

Akhirnya pada 2013 melalui kontrak International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) dengan konsorsium Alstom Grid - Multifabrindo gemilang dimulai pembangunan GITET Lahat 1 x 500 Mega Volt Ampere (MVA), Linggau 1 X 250 MVA, Bangko 1 X 250 MVA, dan Muara Bungo 1 X 250 MVA yang keseluruhannya beroperasi pada Desember 2016.

Kendala seperti pembebasan lahan tapak tower sempat menghambat proses penyelesaian proyek, tetapi akhirnya dapat diselesaikan melalui sinergi yang baik antara PLN dengan pemerintah daerah.

Pembangunan tol listrik transmisi 275 kV ini pun akan berlanjut dari Muara Bungo ke Kiliranjao, lalu ke Sumatera Utara melalui GITET Payakumbuh dan Padang Sidempuan, kemudian ke Sarulla-Simangkuk-Galang-Binjai-dan Pangkalan Susu.

Sementara ke arah Selatan dari Lahat akan disambung menuju Provinsi Lampung melalui Lumut Balai, Muara Enim, dan Gumawang.

Selain membangun transmisi 275 kV, PLN juga membangun transmisi 500 kV sepanjang  1.100 kms dari Muara Enim hingga Galang.

Dari Muara Enim-New Aur Duri-Peranap-Perawang sepanjang 600 kms ditargetkan selesai 2019, sementara dari Perawang hingga ke Galang ditargetkan untuk selesai pada tahun 2020.

Kompas TV PLN Naikkan Harga Listrik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Whats New
RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Whats New
Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Whats New
Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.