Kompas.com - 10/01/2017, 18:00 WIB
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram (kanan) didampingi Deputi Pembiayaan Braman Setyo (kiri) bersama Presiden Direktur Bank BKE Sasmaya Tuhuleley, dan EVP PT. Telkom Indonesia Siti Choiriana dalam acara launching layanan e-Koperasi Bank BKE, Jakarta, Kamis (15/9/2016). Pramdia Arhando Julianto/Kompas.comSekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram (kanan) didampingi Deputi Pembiayaan Braman Setyo (kiri) bersama Presiden Direktur Bank BKE Sasmaya Tuhuleley, dan EVP PT. Telkom Indonesia Siti Choiriana dalam acara launching layanan e-Koperasi Bank BKE, Jakarta, Kamis (15/9/2016).
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) menyediakan sistem teknologi keuangan alias "financial technology" (fintech) untuk koperasi-koperasi di seluruh pelosok Indonesia yang membutuhkannya.

Dengan penerapan fintech ini diharapkan anggota koperasi semakin percaya menyimpan uangnya di koperasi

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo di Jakarta, Selasa, mengatakan fintech memungkinkan koperasi dapat terhubung sistem keuangannya dengan koperasi di seluruh Indonesia dalam suatu jaringan antar-koperasi.

"Selain itu mereka juga dapat terhubung dengan jaringan keuangan perbankan, serta jaringan pembayaran 'payment point online banking' (PPOB)," tuturnya.

Pihaknya sendiri telah mendatangani nota kesepahaman dengan PT Finnet Indonesia tentang solusi "financial technology" untuk peningkatan bisnis koperasi.

Tidak hanya itu, lanjut Braman, koperasi yang sudah bergabung dapat memanfaatkan "mobile banking" dengan platform berbasis Android, Apple, dan web base application, layaknya layanan perbankan terhadap nasabahnya.

"Dan dengan penerapan fintech ini diharapkan anggota koperasi semakin percaya menyimpan uangnya di koperasi yang mereka miliki sendiri. Hingga pada akhirnya akan membawa benefit bagi perkembangan usaha koperasi," ujar Braman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyebutkan bahwa pihaknya bersama-sama PT Finnet akan membangun standar fasilitas infrastruktur teknologi informasi bagi koperasi yang dapat diakses secara mudah dan gratis.

Menurut Braman, saat ini koperasi di Indonesia dihadapkan oleh tantangan globalisasi, persaingan antarlembaga keuangan yang memanfaatkan teknologi informasi.

"Perbankan yang mendominasi jaringan konektivitas antar-bank dengan dengan seluruh sistem pembayaran, memudahkan dalam menggaet masyarakat untuk menabung, masyarakat lebih leluasa menyimpan uangnya di bank karena faktor kemudahan dalam bertransaksi," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber ANTARA

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.