Kompas.com - 12/01/2017, 07:30 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menapaki tahun baru di 2017, Satgas Waspada Investasi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin gencar memberantas maraknya tawaran investasi ilegal dengan imbal hasil selangit.

Di awal tahun ini, Satgas menyatakan ada enam perusahaan yang masuk daftar hitam Satgas dan dinyatakan resmi ilegal.

Berdasarkan rilis resmi OJK dan Satgas, Rabu (11/1/2017), keenam kegiatan ini memiliki kegiatan usaha menawarkan investasi yang tidak memiliki izin dan berpotensi besar merugikan rakyat.

Dengan lahirnya cap ilegal, maka diimbau bagi keenam perusahaan tersebut untuk segera menghentikan kegiatannya.

Enam perusasaan investasi ilegal tersebut antara lain PT Compact Sejahtera Group (Compact 500 atau Koperasi Bintang Abadi Sejahtera atau ILC).

Kemudian, PT Inti Benua Indonesia, PT Inlife Indonesia, dan Koperasi Segitiga Bermuda (Profitwin77).

Termasuk juga PT Cipta Multi Bisnis Group dan PT Mi One Global Indonesia.  

Keenam perusahaan tersebut diharapkan tidak lagi merekrut anggota baru dan tidak melakukan aktivitas terkait penghimpunan dana masyarakat lagi.

Pemantauan sudah dilakukan oleh Satgas dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami akan terus memantau aktivitas tawaran investasi ilegal,” kata Tongam Lumban Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi, Rabu (11/1).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.