Kompas.com - 13/01/2017, 14:51 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, pertumbuhan kredit perbankan pada tahun 2016 mencapai sekitar 9 persen.

Hal ini berdasarkan pada rencana bisnis bank (RBB) yang disampaikan kepada regulator oleh perbankan.

“RBB kita menunjukkan angka sekitar 9 sampai 13 persen,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon di kantornya, Jumat (13/1/2017).

Nelson menuturkan, secara tahun kalender atau year to date (ytd) hingga November 2016, pertumbuhan kredit masih berada di bawah angka 6 persen.

Adapun pada bulan Desember 2016, pertumbuhan kredit tumbuh sekira 2 persen. “Di Desember 2016 tumbuh sekitar 2 sampai 2,5 persen. Berarti (pertumbuhan kredit) mendekati 9 persen,” tutur Nelson.

Nelson menyatakan, OJK tidak pernah melarang perbankan untuk memilih sektor penyaluran kredit tertentu, mana yang harus digenjot, mana yang harus direm.

Sebab, menurut dia, perbankan memiliki assessment atau kajian sendiri terkait penyaluran kredit.

Penilaian tersebut, kata Nelson, digunakan perbankan untuk mengukur tingkat risiko dari penyaluran kredit.

"Bank selalu punya kemampuan assessment. Begitu dia lihat ada peluang ya dia akan masuk (untuk menyalurkan kredit),” ungkap Nelson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.