Produk Kayu Indonesia Berlisensi Tiba di London

Kompas.com - 17/01/2017, 18:00 WIB
Kunjungan Dubes Rozal Sukma ke Pelabuhan Tilbury Inggris Dok KBRI LondonKunjungan Dubes Rozal Sukma ke Pelabuhan Tilbury Inggris
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Produk ekspor kayu Indonesia dengan lisensi Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) pertama kali telah tiba di London, Inggris.

Duta Besar Republik Indonesia untuk London Rizal Sukma mengunjungi pelabuhan Tilbury sekaligus membuka kargo ekspor produk kayu Indonesia. Adapun produk kayu tersebut diimpor oleh perusahaan James Lathams Ltd dan Falcon Panel Product Ltd, dengan agen pengimpor dari perusahaan Plaut International Ltd.

“Saya merasa bangga dapat melihat secara langsung produk kayu Indonesia yang pertama kali dengan lisensi FLEGT ke Inggris. Ini merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak, baik itu pemerintah Indonesia dan Inggris, kalangan eksportir, dan masyarakat madani yang terus mengawal implementasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)," ujar Rizal Sukma melalui keterangan resmi, Selasa (17/1/2017).

Dia mengatakan, dengan adanya lisensi FLEGT akan semakin memberi kepercayaan pada para importir mengenai legalitas ekspor produk kayu Indonesia.

"Saya juga percaya dengan penerapan lisensi FLEGT ini, ekspor produk kayu Indonesia akan semakin meningkat di masa mendatang,” tegas Rizal. Menurut Rizal, total ekspor produk kayu ke Inggris pada tahun 2015 mencapai 127 juta dollar AS dan diharapkan akan terus meningkat di masa mendatang.

"Potensi pasar Inggris sangat besar untuk kayu dan produk kayu Indonesia dengan total impor Inggris dari dunia sebesar 6,9 miliar dollar AS di 2015 dan tumbuh rata-rata per tahun sebesar 9,11 persen selama periode 2011 sampai 2015," paparnya.

Chairman James Lathams,  Piers Latham, menyatakan menyambut baik penerapan lisensi FLEGT ini bagi produk kayu Indonesia yang diekspor ke negara-negara di Eropa.

“Adanya lisensi FLEGT ini semakin memudahkan perusahaan-perusahan di Inggris termasuk kami untuk meyakinkan konsumen mengenai legalitas produk kayu dari Indoesia,” ujarnya.

Dari data Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO), pada kesempatan pertama produk kayu dengan lisensi FLEGT ke Inggris ada 17 kargo yang dikirim melalui pelabuhan Tilbury, Liverpool, dan Grangemouth.

Adapun, Forest Law Enforcement, Governance, and Trade (FLEGT) merupakan kebijakan Uni Eropa terhadap masalah pembalakan liar dan perdagangan produk hasil hutan yang terjadi secara global.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.