Trump Tarik AS dari Kemitraan Trans Pasifik, Pemerintah RI Santai

Kompas.com - 24/01/2017, 16:12 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump merealisasikan janjinya menarik diri dari keanggotaan perjanjian perdagangan Kemitraan Trans Pasifik (Trans Pacific Partnership/TPP).

Keputusan Trump itu ditanggapi santai oleh pemerintah. Sebab kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Indonesia belum menjadi anggota kemitraan Trans Pasifik tersebut.

"Kita kan belum anggota TPP. Dari dulu juga Indonesia cuma bilang kita bermaksud," ujar Darmin di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

"Kalau TPP jadi ya kita bilang, kita lagi studi. Ya (kalau) enggak jadi, ya sudah," sambungnya sembari tertawa.

Bahkan tutur Darmin, pemerintah belum menyiapkan apapun terkait rencana bergabung dengan TPP. Kondisi itu menurutnya jauh bila dibandingkan persiapan yang dilakukan Singapura dan Vietnam. "Enggak ada, kami belum siapin apa-apa," kata Darmin.

Pada 26 Oktober 2015 lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan secara resmi bahwa Indonesia berniat bergabung pada Trans Pacific Partnership (TPP).

Pernyataan itu disampaikan saat ia bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih, AS. Rencana Presiden itu lantas menuai pro kontra di dalam negeri sebab Indonesia belum memiliki kajian menyeluruh tentang rencana tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.