Antisipasi Fluktuasi Harga, Pemerintah Buka Keran Impor Gula

Kompas.com - 24/01/2017, 20:45 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (9/1/2017). Achmad Fauzi/Kompas.comMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (9/1/2017).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan membuka keran impor gula di awal tahun 2017. Impor dilakukan karena produksi gula nasional tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, saat ini kebutuhan gula nasional untuk semester I 2017 diperkirakan mencapai 1,5 juta ton.

Namun, dari angka tersebut, hanya mampu disediakan oleh industri gula nasional sebanyak 700.000 ton gula.

"Kekurangan pasokan gula itu akan ditutupi dengan impor," kata Enggartiasto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

(Baca: Pemerintah Segera Buka Keran Impor Gas )

Kebijakan membuka keran impor gula, lanjut Enggar, dilakukan pemerintah sebagai upaya untuk mengantisipasi fluktuasi harga gula di pasar.

Menurut dia, harga gula bisa naik tajam jika terjadi kekurangan pasokan di pasar. Impor bisa menjadi instrumen untuk stabilisasi harga gula nasional. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua dilakukan dengan orientasi utama menciptakan harga gula yang stabil," ucapnya.

Selain itu, lanjut Enggartiasto, pemerintah juga terus melakukan efisiensi mata rantai industri gula, agar harga dan pasokannya di dalam negeri menjadi lebih stabil.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan juga memfasilitasi kesepakatan antara produsen dan distributor gula agar harga eceran tertinggi di masyarakat tetap berada di level Rp 12.500 per kg.

(Baca: Harga Acuan Gula Rp 12.500 per Kg Dinilai Rugikan Pedagang Kecil)

Kompas TV Harga Gula Mahal, Petani Tebu Belum Untung



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.