Kompas.com - 26/01/2017, 17:51 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan pusat perbelanjaan asal Korea Selatan di Indonesia, PT Lotte Shopping Indonesia, harus menghadapi permohonan pailit yang diajukan mitra usahanya, PT Harum Mitra Usaha (HMU), di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Pengajuan permohonan pailit itu dilakukan lantaran Lotte diklaim memiliki utang yang sudah jatuh waktu sebesar Rp 7,55 miliar kepada PT HMU. Kuasa hukum HMU, Aviv Ghufron, mengatakan, utang itu berasal dari pengerjaan konstruksi mekanis dan kelistrikan pada pembangunan head office dan warehouse extension store di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 13 Maret 2015.

Pekerjaan itu antara lain untuk instalasi hydrant, instalasi CCTV, instalasi pompa air, dan instalasi pompa booster dan transfer. Dari total kontrak kerja sama Rp 8,48 miliar itu, Lotte hingga saat ini belum sepenuhnya membayar.

"Kami sudah menyelesaikan pekerjaan 30 September 2015, tetapi belum menerima pembayaran penuh hingga saat ini," ungkap Aviv kepada Kontan, Rabu (25/1/2017). Adapun penyelesaian pengerjaan ditandai dengan soft opening gedung tersebut pada 7 Oktober 2015.

Aviv mengatakan, dari total kontrak, Lotte baru membayar Rp 4,81 miliar dari total nilai kerja sama. Terkait sisanya, HMU sudah melayangkan surat peringatan (somasi), tetapi tak pernah ada itikad baik dari Lotte untuk membayar.

Jika dihitung, tagihan Lotte mencapai Rp 8,3 miliar per 1 Desember 2016, yang sudah termasuk sisa utang, denda pembayaran, dan tagihan pajak.

"Kami sudah menagih, tetapi termohon tak kunjung membayar dengan alasan masih perlu adanya kelengkapan dokumen," tambahnya.

Bahkan, dia melanjutkan, Lotte beralasan tak mau membayar karena pekerjaan yang dilakukan HMU belum sepenuhnya selesai. Padahal, menurut dia, soft opening itu menunjukkan kalau pekerjaan HMU sudah tak ada masalah.

Untuk menunjukkan adanya kreditor lain, Aviv menyampaikan, dalam laporan tahunannya, Lotte juga memiliki utang Rp 2,32 triliun, tanpa menyebutkan pihak-pihaknya. "Utang itu menunjukkan Lotte memiliki kreditor lain," tuturnya.

Dengan demikian, ia menilai, permohonannya ini sudah memenuhi ketentuan UU Kepailitan dan PKPU, dan majelis hakim patut untuk mengabulkannya. Perkara dengan No. 4/Pdt.Sus-Pailit/Pn.Jkt.Pst ini baru memasuki persidangan perdana pada Selasa (24/1/2017).

Perwakilan Lotte dalam persidangan, Sandi Sanjaya, belum bisa berkomentar banyak. "Kami belum bisa kasih tanggapan, masih perlu pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga akan menunjuk kuasa hukum untuk perkara ini," katanya. (Sinar Putri S Utami)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber KONTAN

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Transfer Kuota Internet Telkomsel, Cek Syarat dan Biayanya

Cara Transfer Kuota Internet Telkomsel, Cek Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Tanggapan Gojek, Grab, Maxim, dan Asosiasi Driver soal Kenaikan Tarif Ojol

Tanggapan Gojek, Grab, Maxim, dan Asosiasi Driver soal Kenaikan Tarif Ojol

Whats New
Cara Cek Pulsa, Masa Aktif, dan Nomor Telkomsel 2022

Cara Cek Pulsa, Masa Aktif, dan Nomor Telkomsel 2022

Spend Smart
Digiserve by Telkom Indonesia Sediakan Teknologi SD-WAN, Apa Itu?

Digiserve by Telkom Indonesia Sediakan Teknologi SD-WAN, Apa Itu?

Rilis
Penyedia Angkutan Wisata di Belitung Kesulitan Dapat Pertalite

Penyedia Angkutan Wisata di Belitung Kesulitan Dapat Pertalite

Whats New
[POPULER MONEY] Tarif Ojol Naik, Maxim: Bisa Membebankan Masyarakat | Cara Cek Tarif Tol di Google Maps

[POPULER MONEY] Tarif Ojol Naik, Maxim: Bisa Membebankan Masyarakat | Cara Cek Tarif Tol di Google Maps

Whats New
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Bisa Lebih dari Rp 54 Juta Setahun

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Bisa Lebih dari Rp 54 Juta Setahun

Whats New
Hari Ini Tarif Ojol Naik, Simak Besarannya

Hari Ini Tarif Ojol Naik, Simak Besarannya

Whats New
Maksimalkan Bandara Soekarno Hatta untuk Mengurangi Mahalnya Tiket Pesawat

Maksimalkan Bandara Soekarno Hatta untuk Mengurangi Mahalnya Tiket Pesawat

Whats New
Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Earn Smart
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Spend Smart
Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Rilis
Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Whats New
Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Spend Smart
Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.