10 Tahun ke Depan Semua Pipa Gas di Kaltim Sudah Terkoneksi

Kompas.com - 03/02/2017, 06:26 WIB
Diskusi dengan Dirjen Migas, IGN Wiratmaja Puja di Ruang Wijarso, Gedung Migas, Jakarta, Senin (23/10/2016). Iwan Supriyatna/KOMPAS.comDiskusi dengan Dirjen Migas, IGN Wiratmaja Puja di Ruang Wijarso, Gedung Migas, Jakarta, Senin (23/10/2016).
|
EditorAprillia Ika

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Pemerintah tengah menyiapkan mega proyek penyambungan seluruh pipa distribusi gas di Kalimantan Timur (Kaltim). Rencananya proyek ini mulai dikerjakan pada 2017.

IGN Wiratmaja, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, pekerjaan besar ini didahului dengan membangun 50 kilometer pipa induk di Kutai Kartanegara.

"Rencananya, 10 tahun (pembangunan) sampai selesai semua sudah terintegrasi (terhubung)," kata Wiratmaja di sela kunjungan kerja menilik pelaksanaan awal distribusi gas kota di Balikpapan, Kamis (2/2/2017).

Tidak hanya di Kalimantan, pemerintah telah merancang agar seluruh infrastuktur aliran gas di Indonesia juga terintegrasi. Semuanya dimulai dari Kaltim sebagai daerah penghasil gas terbesar.

"Karena di Kalimantan banyak gas dan harus digunakan," kata Wiratmaja.

Kebetulan, Kaltim sudah memiliki pipa induk dari kontrak KKKS di lapangan gas Peciko yang berada di Kecamatan Handil, Kutai Kartanegara.

Pipa itu mengarah ke Utara Kaltim. Karenanya tahun ini pemerintah akan membangun pipa induk lain yang mengarah ke Selatan.

Pipa induk baru ini nantinya diharapkan bisa mengalirkan gas bagi warga Samarinda, Balikpapan hingga Penajam Paser Utara.

"Yang ke Selatan ini yang harus dibangun, sehingga menghidupkan industri hingga ke Penajam. Bila sudah terbangun semua, baru mengarah ke bagian Selatan di Kalimantan (Kalsel)," kata Wiratmaja.

Ramah Lingkungan

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.