Sri Mulyani Akui Pemangkasan Anggaran Berimplikasi ke Pertumbuhan Ekonomi 2016

Kompas.com - 08/02/2017, 15:40 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (8/2/2017) Yoga Sukmana/Kompas.comMenteri Keuangan Sri Mulyani di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (8/2/2017)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS. com - Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak memungkiri, keputusannya memangkas anggaran berdampak kepada keseluruhan pertumbuhan ekonomi 2016.

Meski begitu, ia menilai implikasi pemangkasan anggaran tidak begitu besar sebab pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap mampu tumbuh 5,02 persen.

"Tidak terlalu berat jadi pertumbuhan ekonomi bisa di atas 5 persen," ujar perempuan yang kerap disapa Ani itu usai menghadiri acara Mandiri Invesment Forum di Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Seperti diketahui, pemangkasan anggaran dalam APBNP 2016 mencapai Rp 137,6 triliun. Angka tersebut naik Rp 4,6 triliun dari angka yang sempat disebutkan belum lama ini yakni sebesar Rp 133 triliun.

Pemangkasan anggaran itu terdiri dari penghematan pemerintah pusat yakni belanja Kementerian dan lembaga sebesar Rp 64,7 triliun.

Adapun sisanya merupakan penghematan dana transfer ke daerah Rp 70,1 triliun dan dana desa sebesar Rp 2,8 triliun.

Terkait pertumbuhan ekonomi 2017, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu masih optimistis akan lebih baik dari 2016. Hanya saja, ia mengatakan bahwa pemerintah tetap harus berhati-hati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih belum jelasnya arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat (AS), belum seimbangannya ekonomi China, dan berbagai faktor di dalam negeri, jadi faktor-faktor yang diwaspadai pemerintah.

Dalam Undang-Undang APBN 2017, pertumbuhan ekonomi ditargetkan hanya 5,1 persen, inflasi 4,0 persen, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Rp 13.300, tingkat suku bunga SPN tiga bulan 5,3 persen.

Adapun harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipatok 45 dollar AS per barel, minyak bumi 815.000 barel per hari, dan lifting gas bumi 1,15 juta setara minyak per hari.

Kompas TV Pemerintah Batasi Defisit Anggaran Tidak Lebih dari 3%
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.