Pilkada Serentak Aman, Pengusaha Makin Optimistis

Kompas.com - 16/02/2017, 20:14 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengapresiasi pelaksanaan pilkada serentak di 7 provinsi dan 101 kabupaten atau kota. Sebab, pelaksanaannya dinilai berjalan aman.

"Kami bersyukur situasinya terkendali, situasi politik mulai menurun," ujar Ketua Apindo Haryadi Sukamdani kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Ia mengakui, para pengusaha sempat khawatir sebelum pelaksanaan pilkada serentak, terutama di DKI Jakarta. Sebab, suhu politik sempat memanas menyusul munculnya isu-isu negatif.

Namun, setelah melihat pelaksanaan pilkada serentak berjalan lancar, optimisme mulai muncul. Apindo yakin kondisi kondusif bisa terjaga hingga putaran dua Pilkada DKI pada April 2017 mendatang.

"Kondisinya lebih kondusif, insya Allah sampai putaran kedua ini bisa lebih baik. Mungkin ini proses yang harus dilewati," kata Haryadi.

Pemilihan kepala daerah berlangsung secara serentak di 101 daerah, meliputi tujuh provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Ketujuh provinsi itu yakni Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memastikan, situasi keamanan di 101 wilayah yang menyelenggarakan pilkada kondusif. Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah memberikan apresiasi lantaran penyelenggaraan pilkada berlangsung lancar dan aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.