Kompas.com - 17/02/2017, 18:24 WIB
Sebanyak 16 Tour Operator Polandia, Austria, Hungaria, Slovakia, Bulgaria serta perwakilan Emirates dibawa keliling ke Danau Toba di Sumatera Utara yang merupakan danau vulkanik terbesar dan terdalam di dunia yang di tengahnya ada Pulau Samosir. 
ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPARSebanyak 16 Tour Operator Polandia, Austria, Hungaria, Slovakia, Bulgaria serta perwakilan Emirates dibawa keliling ke Danau Toba di Sumatera Utara yang merupakan danau vulkanik terbesar dan terdalam di dunia yang di tengahnya ada Pulau Samosir.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dikembangkannya 10 destinasi pariwisata baru di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM pun mendorong peningkatan kapasitas koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sektor pariwisata.

Hal ini dilakukan agar nantinya koperasi dan UKM dapat berdaya saing dan juga meningkatkan taraf ekonomi di sekitar kawasan pariwisata baru.

Untuk mewujudkannya, Kementerian Koperasi dan UKM menggelar bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi terpadu di Tanjung Pandan Belitung.

Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring menjelaskan bimtek dilakukan dengan empat agenda sekaligus yakni mengembangkan koperasi wisata, yaitu bimtek advokasi akuntabilitas, tata kelola koperasi yang baik, penerapan tata kelola UKM yang baik serta sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang koperasi.

Menurut Meliadi, peran koperasi dan UKM akan dilibatkan penuh untuk mendorong kunjungan wisatawan di daerah-daerah wisata prioritas, di antaranya di Bangka Belitung. 

"Koperasi dan UKM akan didorong untuk mengambil peran. Mulai dari kuliner, souvenir, trasportasi, hingga penginapan," tegas Meliadi melalui keterangan resmi, Jumat (17/2/2017).

Meliadi mengakui, pengembangan koperasi di daerah wisata dinilai sangat baik dan efisien dibandingkan jika UKM bergerak sendiri sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kenapa harus koperasi? Karena itu akan jauh lebih efisien jika dibandingkan dikelola sendiri sendiri," katanya.

Meliadi mengatakan, nantinya para wisatawan baik domestik maupun mancanegara mulai dari kedatangan, menginap, makanan hingga oleh-oleh serta kepulangan, akan dilayani oleh koperasi dan UKM.

Pemerintah menargetkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara di Tanah Air pada 2019 sebanyak 20 juta orang.  Untuk mengejar target itu, pemerintah memprioritaskan 10 destinasi wisata yang disebut sebagai 10 Bali Baru.

Destinasi tersebut adalah Danau Toba, Belitung, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Bromo, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.