Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Investor Asal Perancis Minat Investasi Peti Kemas dan Jaringan Listrik Bawah Laut

Kompas.com - 20/02/2017, 20:36 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Prancis untuk Indonesia Jean Charles beserta sejumlah investor asal Prancis yang tergabung dalam Federasi Pimpinan Perusahaan Prancis (MEDEF).

Dari hasil pertemuan tersebut, ada beberapa investor asal prancis yang menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Salah satu perusahaan Prancis yang bergerak pada bidang peti kemas yaitu CMA-CGM menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Airlangga mengatakan, pihaknya menawarkan kepada CMA-CGM untuk mengikuti tender di pelabuhan peti kemas Bitung, Sulawesi Utara, atau di Dumai, Riau.

“Mereka maunya masuk ke Jakarta, tetapi Jakarta New Port II kan sudah diputuskan. Saya tawarkan pada mereka, untuk ikut tender di Bitung atau Dumai saja, karena pemenang tender di Jakarta sudah diputuskan. Apalagi perusahaan itu juga cukup besar di Singapura,” ujar Airlangga di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (20/2/2017).

Airlangga menambahkan, tidak hanya CMA-CGM saja yang menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia, ada juga perusahaan pemasangan jaringan kabel listrik bawah laut yaitu Dreyfus Travocean yang berminat masuk ke Indonesia.

"Saya sampaikan bahwa kabel bawah laut itu di Indonesia sektornya lebih ke telekomunikasi, bukan listrik," tambahnya.

Kendati demikian, Airlangga menuturkan, pihaknya bersama investor asal Prancis baru melakukan pembicaraan pada tahap awal, belum secara rinci terkait investasi yang akan ditanamkan. "Baru bicara-bicara saja, tapi mereka sudah punya minat,” paparnya.

Berdasakan data Badan Koordinasi Modal (BKPM), dari awal 2016 sampai September 2016, jumlah proyek perusahaan Prancis di Indonesia berjumlah 245 proyek dengan nilai 44 juta dollar AS.

Hingga kini, terdapat lebih dari 160 perusahaan Prancis di Indonesia yang bergerak di berbagai macam sektor, seperti elektronik, minyak dan gas, makanan dan minuman, kosmetik, sampai perawatan helikopter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kerjasama Layanan BaaS, BCA Digital Bidik 20.000 Pengguna MRT Jakarta Jadi Nasabah Baru

Lewat Kerjasama Layanan BaaS, BCA Digital Bidik 20.000 Pengguna MRT Jakarta Jadi Nasabah Baru

Whats New
Perkuat Stok Jelang Puasa dan Lebaran, Mendag Zulhas Siapkan 450.000 Ton Minyak Goreng per Bulan

Perkuat Stok Jelang Puasa dan Lebaran, Mendag Zulhas Siapkan 450.000 Ton Minyak Goreng per Bulan

Whats New
Mendagri Malaysia Temui Menaker Bahas Perlindungan PMI Sektor Domestik

Mendagri Malaysia Temui Menaker Bahas Perlindungan PMI Sektor Domestik

Rilis
Temukan Ada Distributor yang 'Bundling' Minyakita, KPPU: Praktek Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Temukan Ada Distributor yang "Bundling" Minyakita, KPPU: Praktek Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Whats New
Badai PHK Perusahaan Teknologi Berlanjut, Ketua Asosiasi E-Commerce Buka Suara

Badai PHK Perusahaan Teknologi Berlanjut, Ketua Asosiasi E-Commerce Buka Suara

Whats New
Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Atur Harga Komoditas untuk Redam Inflasi

Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Atur Harga Komoditas untuk Redam Inflasi

Whats New
Kementerian ESDM Siasati Kenaikan Harga Elpiji yang Berada di Atas HET

Kementerian ESDM Siasati Kenaikan Harga Elpiji yang Berada di Atas HET

Whats New
Investasi Asing Meningkat, BI Soroti Tantangan di Sektor Hilirisasi SDA

Investasi Asing Meningkat, BI Soroti Tantangan di Sektor Hilirisasi SDA

Whats New
Cegah Perdagangan Orang, Bagaimana 'Update' Pembahasan RUU PPRT?

Cegah Perdagangan Orang, Bagaimana "Update" Pembahasan RUU PPRT?

Whats New
Minyakita Dijual Melebihi HET, KPPU Bakal Panggil Kemendag dan Kemenperin

Minyakita Dijual Melebihi HET, KPPU Bakal Panggil Kemendag dan Kemenperin

Whats New
IFG Holding Cetak Laba Bersih Rp 3,44 Triliun Tahun 2022

IFG Holding Cetak Laba Bersih Rp 3,44 Triliun Tahun 2022

Whats New
BSM Umat Resmi Jadi BSI Maslahat

BSM Umat Resmi Jadi BSI Maslahat

Whats New
Antisipasi Tingginya Kebutuhan Pupuk, Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas dari Lapangan JTB

Antisipasi Tingginya Kebutuhan Pupuk, Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas dari Lapangan JTB

Whats New
Bakal Berhenti Beroperasi pada 31 Maret, Siapa Pemilik JD.ID?

Bakal Berhenti Beroperasi pada 31 Maret, Siapa Pemilik JD.ID?

Whats New
Evaluasi Mingguan Harga BBM Non-Subsidi Ikuti Harga Minyak Dunia Dinilai Tepat

Evaluasi Mingguan Harga BBM Non-Subsidi Ikuti Harga Minyak Dunia Dinilai Tepat

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+