Kompas.com - 23/02/2017, 11:01 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menginformasikan bahwa penerbangan dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar, Bali, akan mengalami keterlambatan atau delay.

Kemungkinan besar, hal itu dikarenakan adanya kegiatan untuk mempersiapkan kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Namun sayangnya, pihak Kementerian Perhubungan belum memberikan informasi detail mengenai kegiatan VIP seperti apa yang akan dilaksanakan serta siapa tamu VIP yang dimaksud.

Informasi keterlambatan penerbangan ini juga sesuai dengan Notice to Airmen (Notam) Nomor A0582/17 yang dikeluarkan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. 

Adapun penerbangan yang mengalami keterlambatan di Bandara Halim Perdanakusuma pada penerbangan Kamis (23/2/2017) pukul 06.00-06.45 WIB dan penerbangan pukul 13.30-14.15 WIB. 

Sementara itu, di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, penerbangan akan delay pada Kamis (23/2/2017) pukul 08.45-09.30 Wita dan 10.30-11.15 Wita, serta pada Jumat (24/2/2017) pukul 15.30-16.15 Wita dan 21.15 -22.00 Wita.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebelumnya menyebutkan bahwa kunjungan kenegaraan Raja Salman akan berlangsung pada 1-3 Maret. Sementara itu, pada 4-9 Maret, Raja Salman dan rombongan akan berada di Bali untuk beristirahat.

Adapun rombongan Raja Salman akan datang menggunakan tujuh pesawat yang akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma.

Tujuh pesawat berbadan lebar itu terdiri atas dua Boeing 777, satu Boeing 747 SP, satu Boeing 747-300, satu Boeing 747-400, satu Boeing 757, dan satu pesawat Hercules.

(Baca: Di Halim, JAS Tangani 20 Penerbangan Rombongan Raja Arab Saudi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.