Pemerintah Akan Serap Gabah Petani Minimal 4 Juta Ton Setara Beras

Kompas.com - 23/02/2017, 16:40 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman Pramdia Arhando JuliantoMentan Andi Amran Sulaiman
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar rapat gabungan percepatan serap gabah dan pengamanan harga 2017 di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Rapat ini guna menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi untuk menyerap gabah petani minimal empat juta ton setara beras dalam waktu enam bulan, yakni Maret hingga Agustus 2017.

“Rapat gabungan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden untuk tujuan mengoordinasikan percepatan serapan gabah hasil panen tahun 2017," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melalui keterangan resmi, Kamis (23/2/2017).

Menurut dia, pemerintah harus turun tangan mengendalikan harga gabah yang saat ini produksinya melimpah dan harganya anjlok pada panen raya musim hujan 2016 hingga 2017.

Amran menuturkan. untuk mencapai target serap gabah tersebut, Kementan menargetkan serap gabah petani pada periode Maret hingga Agustus 2017 sebanyak 8,6 juta ton atau 5,46 juta ton setara beras.

Menurut dia, target ini optimistis mampu dicapai karena pada tahun 2016, Indonesia tidak lagi mengimpor beras.

"Kita tidak lagi impor, kita sudah mulai ekspor, prestasi kita semua. Bulog mampu penuhi stok,” ujar Amran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Amran mengungkapkan upaya yang dilakukan Kementan untuk percepatan serapan gabah tahun 2017, yakni dengan melanjutkan Tim Serap Gabah Petani (Sergab) yang telah digulirkan. “Kemudian, Kementan akan terus melakukan evaluasi kinerja Sergab," paparnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.