Kompas.com - 23/02/2017, 18:18 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2016 bukan merupakan tahun yang menguntungkan bagi penyaluran kredit perbankan. Target penyaluran kredit yang dipatok berkisar 10 hingga 12 persen oleh regulator meleset lantaran pengaruh perlambatan ekonomi.

Meskipun demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini pertumbuhan penyaluran kredit bisa membaik pada tahun 2017 ini. Bahkan, regulator juga sudah mulai melihat adanya tanda-tanda perbaikan dalam pertumbuhan kredit.

"Kita harapkan bisa double digit, tanda-tanda ke situ sudah mulai kelihatan," tutur Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Muliaman menjelaskan, pada awal tahun 2017 ini perbaikan signifikan dalam pertumbuhan kredit memang belum terlalu terlihat. Akan tetapi, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi maka permintaan kredit juga diprediksi ikut meningkat.

Pertumbuhan kredit pada 2016 hanya sebesar 7,87 persen secara tahunan (yoy). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.