Aturan Impor Bebas, Cabai Kering China Mulai Beredar di Sejumlah Pasar

Kompas.com - 26/02/2017, 08:30 WIB
Warga sedang memilih cabai di Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. Kamis (5/1/2017). Hargai cabai melonjak drastis pasca-tahun baru. Di sejumlah daerah, harga cabai meroket dari puluhan ribu menjadi Rp 200-an ribu. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIWarga sedang memilih cabai di Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. Kamis (5/1/2017). Hargai cabai melonjak drastis pasca-tahun baru. Di sejumlah daerah, harga cabai meroket dari puluhan ribu menjadi Rp 200-an ribu.
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga cabai yang terus melambung menimbulkan keresahan baik bagi masyarakat mapupun pedagang

Sayangnya, di tengah penantian masyarakat terhadap penurunan harga cabai, kontroversi baru justru muncul.

(Baca: Ini Suara Ibu-ibu Menanggapi Mahalnya Harga Cabai Rawit Merah

Belakangan ini, marak beredar cabai kering impor dari China di sejumlah kota di Jawa Timur, seperti di Blitar, Tulungagung, dan Mojokerto.

Sementara berdasarkan pengamatan KONTAN, cabai kering merah asal China juga mulai beredar di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur.

"Saya dapat info cabai kering impor ini dari sesama pedagang. Biasanya impor banyak yang dari China. Mereka ambil di Pasar Induk Kramat Jati," ujar Ari, pedagang di Pasar Jatinegara, Jumat (24/2/2017).

Ia mengatakan cabai merah kering tersebut dijual per ons dalam kemasan plastik kecil dengan harga Rp 7.000 per ons.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mekanisme Impor Cabai

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengklaim sudah mengetahui soal beredarnya cabai kering impor ini di pasar.

(Baca: Harga Cabai Rawit Merah Tinggi, Mendag Pasrah)

Menurut Oke, selama ini Kemendag tidak mengeluarkan izin impor untuk cabai kering karena mekanisme impor cabai kering diatur bebas dan siapa pun bisa mendatangkan cabai ini ke Indonesia.(Elisabeth Adventa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.