Kompas.com - 01/03/2017, 18:33 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia bisa dimanfaatkan pemerintah untuk meningkatan kerja sama perdagangan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melihat masih banyak potensi ekspor Indonesia ke Arab Saudi. Dari sejumlah produk, ekspor buahan-buahan paling berpotensi.

"Kalau buah itu jeruk dan pisang ambon, kita kan banyak tuh, bisa penetrasi ke pasar-pasar di Arab Saudi dan negara lain," ujar Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Selama ini, tutur dia, Arab Saudi kerap mengimpor buah-buahan dari sejumlah negara di antaranya Mesir termasuk dari Israel. Impor buah biasanya dilakukan menjelang musim haji.

Sasmito berharap kedatangan rombongan Raja Salman yang diperkirakan mencapai 1.500 orang, bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mempromosikan produk asal Indonesia. Termasuk produk pertanian dan industri.

Sampai saat neraca perdagangan RI dengan Arab Saudi masih defisit. Indonesia masih banyak mengimpor minyak dari Saudi Aramco. Sementara ekspor non migas Indonesia ke Arab masih kecil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.