Reforma Agraria Jadi Kebijakan Prioritas dalam Program Pemerataan

Kompas.com - 16/03/2017, 22:51 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution YOGA SUKMANAMenteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menggelar rapat koordinasi program pemerataan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah akan fokus kepada sejumlah kebijakan yang dipilih menjadi prioritas di dalam program pemerataan. Salah satunya yakni reforma agraria.

Selain itu ada juga pelatihan vokasi, penyediaan lahan pertanian dan perkebunan, penataan usaha retail modern, dan penyediaan perumahan untuk rakyat miskin di perkotaan. Nantinya program itu akan masuk ke Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

"Mekanismenya begitu, dimasukkan RKP dulu baru ke anggaran," ujar Darmin di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Pemilihan kebijakan prioritas itu bukan tanpa alasan. Menurut Darmin, kebijakan itu dipilih karena memiliki pengaruh paling besar terhadap perbaikan pemerataan ekonomi masyakarat.

Terkait anggarannya, menurut Darmin, akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tidak mesti (pakai subsidi) tapi namanya reforma agraria itu pasti ada biayanya dalam relokasi lahan," kata Darmin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu kebijakan pajak progresif tanah nganggur yang sempat menjadi pro kontra publik dipastikan belum menjadi prioritas pemerintah.

"Mungkin, bukan itu (pajak tanah nganggur) yang jadi prioritas awal, itu masih kami coba," ucapnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.