Menhub Apresiasi Kepolisian Bongkar Pungli Rp 6,1 Miliar di Samarinda

Kompas.com - 18/03/2017, 08:51 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sedang menjelaskan rute transportasi darat perbatasan RI-Malaysia ke Presiden Joko Widodo. KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sedang menjelaskan rute transportasi darat perbatasan RI-Malaysia ke Presiden Joko Widodo.
|
EditorAprillia Ika

SAMBAS, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur bersama Bareskrim Polri melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Samudra Sejahtera (Komura) di Samarinda, Kalimantan Timur dengan nilai sitaan Rp 6,1 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, seluruh stakeholder harus menjadikan OTT sebagai self correction atau upaya untuk memperbaiki diri.

"Saya mengapresiasi yang dilakukan pihak Kepolisian di Pelabuhan Samarinda hari ini dan saya minta kepada seluruh stakeholder perhubungan untuk menjadikan ini sebagai self correction," ujar Menhub Budi Karya usai mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan pos lintas batas di Aruk, kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (17/3/2017).

Menhub menyatakan, hal tersebut merupakan pekerjaan yang luar biasa dan konsisten untuk memberikan dukungan agar tercipta good governance.

Kementerian Perhubungan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, terus konsisten untuk memberantas praktek pungli di sektor transportasi.

Satgas operasi pemberantasan pungli (OPP) Kemenhub terus bekerja sama dengan pihak Kepolisian melaporkan tindakan-tindakan yang mengarah pada praktek-praktek pungli.

Peringatan secara terus-menerus telah diberikan kepada seluruh jajaran di Kemenhub maupun stakeholder terkait untuk tidak melakukan praktek-praktek pungli dan melakukan kegiatan yang lebih good governance.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menhub Budi Karya mengaku tidak segan-segan memberikan sanksi tegas jika ada jajarannya diketahui terlibat praktek pungli, dan akan menyerahkan kepada pihak yang berwenang untuk dilakukan proses hukum.

Kemenhub berkomitmen penuh untuk memberantas praktek pungli yang ada di sektor transporasi yang dapat menghambat pelayanan jasa transportasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.