Selain Soekarno-Hatta, Angkasa Pura II Fokus Kembangkan 4 Bandara Ini

Kompas.com - 18/03/2017, 15:30 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin saat meninjau kesiapan soft launching bandara baru Depati Amir, Bangka Belitung, Rabu (10/1/2017). Iwan Supriyatna/Kompas.comDirektur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin saat meninjau kesiapan soft launching bandara baru Depati Amir, Bangka Belitung, Rabu (10/1/2017).
|
EditorAprillia Ika

PONTIANAK, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan saat ini tengah fokus mengembangkan empat bandara yang dikelolanya selain Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Saat ini, Angkasa Pura II mengelola 13 bandara di seluruh Indonesia.

Salah satu bandara kelolaan Angkasa Pura II yang tengah digenjot pengembangannya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Akan tetapi, Angkasa Pura II pun kini tengah fokus pada pengembangan empat bandara lainnya di luar Soekarno-Hatta.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan, keempat bandara tersebut antara lain Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bandara Supadio di Pontianak, dan Bandara Silangit di Tapanuli Utara.

"Bandara Husein Sastranegara sudah diresmikan pengoperasiannya pada 6 Januari 2017 lalu. Bandara Depati Amir juga sudah diresmikan pengoperasiannya pada 11 Janurari 2017," kata Awaluddin ketika berbincang bersama wartawan di Bandara Supadio, Sabtu (18/3/2017).

Awaluddin menuturkan, setelah diresmikan pengoperasiannya, Bandara Husein Sastranegara kini telah memiliki terminal domestik maupun internasional.

Adapun Bandara Depati Amir kini dapat menampung 1,5 juta penumpang per tahun dari sebelumnya 350.000 penumpang.

Sementara itu, Bandara Supadio kini tengah dalam proses pengembangan dan perluasan, salah satunya adalah pengembangan terminal penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, luas bandara tersebut akan mencapai 32.000 meter persegi dari sebelumnya 13.000 meter persegi.

(Baca: Bandara Supadio Bisa Jadi Bandara Tersibuk di Kalimantan, Kenapa?)

 

Bandara Silangit, yang berlokasi di Siborong-borong, Tapanuli Utara sejak tahun 2011 memiliki landas pacu sepanjang 2.400 meter.

Awaluddin menyatakan, pihaknya akan mengembangkan landas pacu di bandara itu agar pesawat bisa berbelok dengan baik.

Selain itu, di bandara yang tidak jauh dari Danau Toba tersebut, Angkasa Pura II juga akan mengembangkan terminal penumpang.

Hal ini untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempromosikan 10 obyek wisata baru di luar Bali, di mana salah satunya adalah Danau Toba.

(Baca: Gelontorkan Rp 130 Miliar, AP II Kembangkan Bandara Silangit)

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.