Arab Saudi Beri Pemanis Reduksi Pajak untuk Penjualan Saham Aramco

Kompas.com - 28/03/2017, 19:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

RIYADH, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan Arab Saudi menetapkan besaran pajak penghasilan baru untuk perusahaan-perusahaan minyak. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya reformasi fiskal dan membantu membuka jalan bagi kemungkinan penjualan saham raksasa minyak Saudi Aramco.

Mengutip media Uni Emirat Arab The National, Selasa (28/3/2017), pemerintah Arab Saudi mengumumkan bahwa besaran pajak penghasilan untuk perusahaan dengan modal di atas 375 miliar riyal akan dipangkas dari 85 persen menjadi 50 persen.

Aramco sendiri memiliki modal sebesar di atas batas minimal tersebut. Saat ini, Aramco membayar royalti 20 persen atas produksinya yang kini mencapai rata-rara 10,5 juta barrel per hari (bph) pada tahun 2016 lalu.

Adapun pajak penghasilan yang dibayar Aramco mencapai 85 persen. CEO Aramco Amin Nasser menyambut baik kebijakan baru di sektor perpajakan ini.

Menurut dia, besaran pajak ini kompetitif secara internasional. Pemerintah Arab Saudi telah didesak oleh banyak pihak, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mereformasi sistem fiskalnya agar sejalan dengan praktik internasional.

Reformasi fiskal juga dapat menarik minat investor swasta, tak hanya pada Aramco atau sektor hidrokarbon, namun juga ke sektor yang lebih luas.

Meskipun demikian, upaya revisi besaran pajak tersebut dipandang hanya bertujuan untuk mempersiapkan Aramco. Ini terkait penawaran saham melalui skema initial public offering (IPO) alias penawaran umum perdana.

"Untuk memperoleh nilai IPO Aramco yang lebih tinggi, mereka perlu menurunkan keterlibatan pemerintah," ungkap Robin Mills, CEO perusahaan konsultan energi Qamar Energy.

Besaran pajak untuk perusahaan dengan modal antara 300 miliar hingga 375 miliar riyal ditetapkan sebesar 65 persen.

Sementara itu, untuk perusahaan dengan modal antara 225 miliar hingga 300 moliar riyal, besaran pajaknya mencapai 75 persen.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunga Deposito Berangsur Naik, Cek Daftar Perbandingannya di BRI, BCA, Mandiri, BNI dan BTN

Bunga Deposito Berangsur Naik, Cek Daftar Perbandingannya di BRI, BCA, Mandiri, BNI dan BTN

Whats New
Naik Rp 3.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 3.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Update Rute dan Jadwal KA Argo Sindoro Semarang-Jakarta 2022

Update Rute dan Jadwal KA Argo Sindoro Semarang-Jakarta 2022

Spend Smart
Jumlah Nasabah Tabungan Emas Pegadaian Capai 5,3 Juta Orang per Agustus 2022

Jumlah Nasabah Tabungan Emas Pegadaian Capai 5,3 Juta Orang per Agustus 2022

Whats New
Kementerian BUMN Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan IFG yang Baru

Kementerian BUMN Tunjuk Heru Handayanto Jadi Direktur Keuangan IFG yang Baru

Whats New
Masa Berlaku Paspor Akan Jadi 10 Tahun, Ini Syarat, Cara, hingga Mekanisme Penerbitannya

Masa Berlaku Paspor Akan Jadi 10 Tahun, Ini Syarat, Cara, hingga Mekanisme Penerbitannya

Whats New
Bakal 'Right Issue' 3,5 Miliar Saham, Bank Raya Kantongi Persetujuan Pemegang Saham

Bakal "Right Issue" 3,5 Miliar Saham, Bank Raya Kantongi Persetujuan Pemegang Saham

Whats New
Dua Analis Proyeksi Tren Pelemahan IHSG Masih Berlanjut Hari Ini

Dua Analis Proyeksi Tren Pelemahan IHSG Masih Berlanjut Hari Ini

Whats New
Dibayangi Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi, Harga Minyak Mentah Dunia Variatif

Dibayangi Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi, Harga Minyak Mentah Dunia Variatif

Whats New
Pemanfaatan Data 'Real Time' Mampu Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

Pemanfaatan Data "Real Time" Mampu Tingkatkan Daya Saing Perusahaan

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Sucofindo untuk S1 Teknik, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Sucofindo untuk S1 Teknik, Ini Persyaratannya

Whats New
Bunga Simpanan Sudah Naik, BTPN Ancang-ancang Naikkan Suku Bunga Kredit

Bunga Simpanan Sudah Naik, BTPN Ancang-ancang Naikkan Suku Bunga Kredit

Whats New
Hadapi Tantangan Global 2023, Industri Perbankan RI Masih Aman? Ini Kata Bos BTPN

Hadapi Tantangan Global 2023, Industri Perbankan RI Masih Aman? Ini Kata Bos BTPN

Whats New
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Ini Jurus Kementerian PUPR

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Ini Jurus Kementerian PUPR

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.