DPR Akan Teliti Kesesuaian Kompetensi Calon Pimpinan OJK

Kompas.com - 31/03/2017, 21:15 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SEMARANG, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo telah menyerahkan 14 nama calon pimpinan atau Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Sebanyak 14 orang calon tersebut sudah menjalani rangkaian seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Komisioner OJK.

Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo menilai, langkah seleksi yang telah dilakukan Pansel DK OJK selama ini sudah sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang ada.

Meskipun demikian, DPR tidak akan menelan bulat-bulat 14 nama calon yang diajukan Presiden sebelum dilakukan fit and proper test.

“Nanti akan kita lihat apakah kompetensi mereka semua sesuai kriteria yang diperlukan OJK,” ujar Donny di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017).

Donny mengungkapkan, pihaknya menyoroti hanya tersisanya satu orang petahana dalam bursa calon pimpinan OJK.

Sekadar informasi, hanya Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida yang berhasil lolos seleksi pimpinan OJK hingga menuju tahap fit and proper test.

Selain itu, Donny menuturkan pihaknya juga akan mendalami kondisi industri jasa keuangan saat ini, termasuk di antaranya adalah kondisi rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) perbankan.

Donny mengungkapkan, pihaknya pun akan meneliti apakah setelah menyeleksi 14 orang calon menjadi 7 orang calon, ketujuh orang tersebut sudah sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan OJK. Kalau tidak, maka DPR akan meminta kepada Presiden untuk melakukan rekrutmen baru.

“Kalau fit and proper test berbeda pandangan dengan Pansel ya kita akan godok ulang. Kita akan meminta Presiden untuk melakukan pemilihan ulang dan itu di undang-undang juga dibenarkan,” tutur Donny.

Keempat belas nama calon pimpinan OJK yang diajukan Presiden Jokowi kepada DPR adalah Wimboh Santoso dan Sigit Pramono sebagai calon Ketua, serta Agus Santoso dan Riswinandi sebagai calon Wakil Ketua.

Selain itu, Presiden juga mengajukan Heru Kristiyana dan Agusman sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan. Adapun Nurhaida dan Arif Baharudin diajukan sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal.

Edy Setiadi dan Hoesen diajukan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Sementara itu, Tirta Segara dan Firmanzah diajukan sebagai calon Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.