Andi Widjajanto Diangkat jadi Komisaris Utama Angkasa Pura I

Kompas.com - 05/04/2017, 18:59 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan jajaran dewan komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) melalui surat keputusan Menteri BUMN bernomor SK-65/MBU/4/2017.

Para pemegang saham memutuskan untuk memberhentikan Andrinof Chaniago dan mengangkat Andi Widjajanto sebagai Komisaris Utama Angkasa Pura I. Selain itu, para pemegang saham juga mengangkat Suprasetyo sebagai anggota komisaris menggantikan Agus Santoso.

Pemberhentian dan pengangkatan tersebut dilakukan berdasarkan surat keputusan Menteri BUMN dengan nomor SK-65/MBU/4/2017 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota-anggota Dewan Komisaris Angkasa Pura I tertanggal 4 April 2017.

"Kami percaya hadirnya dua komisaris baru ini akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan yang tengah melakukan percepatan pembangunan bandara baru dan infrastruktur pendukung di dalamnya," ujar Corporate Secretary Angkasa Pura I, Israwadi dalam keterangan resminya, Rabu (5/4/2017).

Sekadar informasi, Andi Widjajanto pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak 3 November 2014 hingga 15 Agustus 2015.

Andi Widjajanto mendapatkan gelar Master of Sciences dari London School of Economics, sekaligus juga dapat gelar Master of Sciences dari Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat pada tahun 2003.

Sedangkan Suprasetyo pernah menjabat sebagai Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sejak 12 Januari 2015.

Sebelumnya Suprasetyo juga pernah menjabat sebagai Kasubdit Pelayanan Darurat Direktorat Keamanan Penerbangan pada tahun 2012, Kepala Bandara Kelas Utama Hang Nadim Batam pada tahun 2013, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama Soekarno-Hatta pada tahun 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.