Ini Kompetensi Para Direksi Garuda Indonesia yang Baru

Kompas.com - 12/04/2017, 20:28 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar hari ini.

Dalam RUPS tersebut, Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas Garuda mengangkat tujuh orang direktur yang baru.

Tujuh orang tersebut adalah Pahala Nugraha Mansury yang diangkat sebagai Direktur Utama, Helmi Imam Satriyono sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Nicodemus P Lampe sebagai Direktur Layanan, Puji Nur Handayani sebagai Direktur Produksi, Nina Sulistyowati sebagai Direktur Marketing dan Teknologi Informasi, Linggarsari Soeharso sebagai Direktur SDM dan Umum, dan Sigit Muhartono sebagai Direktur Kargo.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo mengatakan, perombakan direksi bertujuan untuk meningkatkan daya saing Garuda dalam industri penerbangan.

"Pengangkatan manajemen di Garuda tetap mengutamakan pemenuhan persyaratan perusahaan maskapai penerbangan. Nomenklatur direksi Garuda juga mengedepankan bagaimana Garuda bisa menjawab kompetisi dan tantangan pasar melalui perbaikan organisasi secara menyeluruh," kata Gatot dalam keterangannya, Rabu (12/4/2017).

Seluruh direktur baru diangkat berdasarkan kompetensi masing-masing dan telah mempertimbangkan bagaimana nantinya para direksi membangun team work dan suasana kerja untuk memberikan kinerja terbaik.

Menurut Gatot, pemilihan para direksi Garuda Indonesia yang baru telah mengikuti tata cara pengangkatan direksi, yaitu melalui uji kompetensi, wawancara, dan kajian pengalaman kerja.

"Pengalaman kerja saudara Pahala Nugraha Mansury, khususnya dalam restrukturisasi, baik keuangan perusahaan maupun organisasi, menjadi strong point dalam pertimbangan diangkatnya beliau sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia," ucap Gatot.

Gatot juga menjelaskan, pengangkatan Nina Sulistyowati sebagai Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia dilandasi hasil kerja yang bersangkutan dalam mengembangkan marketing Pertamina yang kini menjadi salah satu BUMN dengan produk dan brand terdepan di Indonesia dan merambah ke mancanegara.

"Kehadiran saudari Nina ini kita harapkan akan semakin memperkuat digital marketing Garuda Indonesia sebagai maskapai bintang lima kebanggaan bangsa," tutur Gatot.

Gatot menambahkan, direktur Garuda yang lama, Iwan Joeniarto, nantinya akan ditempatkan ke subsidiary Garuda Indonesia lainnya untuk mengembangkan subsidiary tersebut.
 
"Saudara Iwan akan ditempatkan sebagai Direktur Utama GMF AeroAsia dengan harapan mempersiapkan GMF untuk Initial Public Offering (IPO)," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.