Kompas.com - 14/04/2017, 17:30 WIB
Direktur Business Data Center & Managed Services Telkomsigma, Andreuw Th.A.F dalam paparannya saat menjadi pembicara di event berskala internasional Data Center Dynamics Converged 2017 di Jakarta beberapa waktu lalu. Dok. Telkomsigma Direktur Business Data Center & Managed Services Telkomsigma, Andreuw Th.A.F dalam paparannya saat menjadi pembicara di event berskala internasional Data Center Dynamics Converged 2017 di Jakarta beberapa waktu lalu.
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma), perusahaan data center anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau Telkom, berencana untuk merilis solusi data center baru di bulan depan, atau di Mei.

Rilis produk baru ini disesuaikan dengan perkembangan industri yang semakin membutuhkan layanan data center.

Di sisi lain, Telkomsigma menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang saat ini mampu untuk menyediakan kapasitas yang dibutuhkan oleh pelaku industri.

Direktur Business Data Center & Managed Services Telkomsigma, Andreuw Th.A.F dalam paparannya saat menjadi pembicara di event berskala internasional Data Center Dynamics Converged 2017 di Jakarta beberapa waktu lalu memaparkan perlunya Telkomsigma sebagai perusahaan untuk terus memperkenalkan solusi baru.

Menurut dia, solusi tersebut harus mendukung semua perusahaan pengguna untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi (TI) dan mengakselerasi pertumbuhan bisnisnya.

Salah satu solusi yang akan diluncurkan pada Mei yang akan datang yaitu StarCloud. Solusi data center ini menganut konsep self-service sebab dipasarkan melalui platform e-commerce berbasis website.

 

Dengan cara pemasaran tersebut, perusahaan UKM dapat memilih sendiri layanan yang dibutuhkan. Misal layanan IT Development, Hosting, Backup Services dan layanan berbasis komputasi awan lain.

Menurut Andreuw, Telkomsigma saat ini telah dipercaya menangani lebih dari 500 klien dari berbagai sektor industri. Persentase klien terbesar yakni dari sektor perbankan dan keuangan yang mencapai 54 persen. Sementara sisanya, dari berbagai sektor industri termasuk instansi pemerintah.

"Kami berkomitmen dengan service culture yang kami bangun untuk selalu berinovasi untuk tumbuh bersama klien dan partner kami,” ujar Andreuw Th.A.F melalui rilis, Jumat (14/4/2017).

Hingga akhir tahun, Telkomsigma berencana untuk menyediakan kapasitas data center sebesar 200.000 meter persegi yang tersebar di seluruh Indonesia. Data center Telkomsigma mulai dari spesifikasi teknis Tier II sampai dengan tier IV.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Whats New
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Whats New
Sasar Anak Muda, Bank Sampoerna Luncurkan SMB

Sasar Anak Muda, Bank Sampoerna Luncurkan SMB

Whats New
Ini Keuntungan Axiata dan XL Axiata Caplok Saham Link Net

Ini Keuntungan Axiata dan XL Axiata Caplok Saham Link Net

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.