Kompas.com - 14/04/2017, 22:11 WIB
Gerbang Tol Brebes Timur di Tol Pejagan-Brebes Timur. Gambar diambil pada Kamis, (16/6/2016). Arimbi RamadhianiGerbang Tol Brebes Timur di Tol Pejagan-Brebes Timur. Gambar diambil pada Kamis, (16/6/2016).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tidak ingin tragedi pintu keluar tol Brebes Timur atau sering disebut "Brebes Exit" atau "Brexit" terulang pada mudik Lebaran tahun ini.

Sejumlah kiat sudah disiapkan oleh Menhub Budi Karya untuk mencegah macet total di Tol Pejagan-Brebes Timur.

(Baca: Kemenhub: Pemudik Tidak Usah Trauma Lewat Tol Brebes Timur)

Pertama, pemerintah akan membuat manejemen khusus mudik lebaran. Meski komando pelaksaan mudik ada di Kemenhub, pihak kepolisan akan dilibatkan secara aktif dalam operasional.

"Komandan operasional itu ada ditanggung oleh kepolisian. Sehingga dari Kapolri, Kapolda, Kapolres, Kapolsek itu jalan semuanya. Sudah kami setujui," ujar Menhub Budi Karya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (14/4/2017).

Kedua, pemerintah akan mencegah Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) kelebihan kapasitas. Arus kendaraan akan dialihkan bila kepadatan sudah terlihat di tol tersebut.

Saat ini, Tol Cipali adalah pintu masuk utama kendaraan dari arah Jakarta yang akan menuju Tol Pejagan-Brebes Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Cipali bukan segalanya. Kami punya jalur utara (Pantura Jawa), jalur selatan. Ada juga jalur udara (pesawat terbang). Jadi jangan komposisi secara berlebihan ke Tol Cipali," kata Menhub Budi Karya.

Sementara kiat ketiga yakni menutup pintu-pintu masuk di Tol Cipali agar kendaraan tidak terus menerus masuk dan memadati tol terpanjang di Indonesia itu. Namun kondisi ini akan dilakukan situasional.

"Jadi intinya kami akan menakar beban tol Cipali sesuai dengan kapasitasnya. Selain itu kami siapkan kesehatan dan bensin," tutur mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II itu.

(Baca: Ada Wacana "Pelat Ganjil-Genap" Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Menhub)

Kompas TV Arus Kendaraan di GT Brebes Timur Lancar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.