Ridwan Kamil: Pengoperasian Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mundur

Kompas.com - 21/04/2017, 07:38 WIB
Walikota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Hotel Shangri-La‎ Jakarta, Kamis (20/4/2017).  ‎ KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIWalikota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Hotel Shangri-La‎ Jakarta, Kamis (20/4/2017).  ‎
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Walikota Bandung Ridwan Kamil menyebutkan pengoperasian perdana kereta cepat Jakarta-Bandung bakal mundur dari jadwal yang ditetapkan.

Pengoperasian perdana kereta cepat Jakarta-Bandung mundur hingga 2020. Padahal rencana awal beroperasi pada 2019. 

Ridwan Kamil menyampaikan hal tersebut usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun dia tidak memberitahukan kapan dan di mana pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo tersebut.

"Saya sudah ketemu Pak Presiden. Beliau mengindikasikan 2020 sudah bisa digunakan. Mundur setahun yang seharusnya tahun 2019," kata Ridwan Kamil saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Pria yang akrab sapa Kang Emil ini enggan menjelaskan lebih rinci terkait mundurnya operasionalisasi perdana kereta cepat Jakarta-Bandung. Dia malah meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada Presiden Joko Widodo. 

"Saya enggak tahu. Tanya pak Presiden aja," kata dia.  

Meski demikian, Ridwan Kamil menyatakan proses pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap  berjalan. Saat ini, kata dia, proses pembangunan masih dalam tahap pembebasan lahan.

Namun lagi-lagi, dia tidak memberitahukan lebih lanjut terkait proses pembebasan lahan tersebut.  "Alhamdulillah tidak ada masalah. Sekarang lagi pembebasan lahan, tetapi saya enggak hafal," tandasnya. 

(Baca: Pembebasan Lahan untuk Proyek Kereta Cepat Diklaim Sudah 60 Persen)

 

Sekadar informasi, Kementerian Perhubungan bersama dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah menandatang konsesi pengoperasian kereta cepat Jakarta-Bandung.

Waktu konsesi disepakati selama 50 tahun yang mana akan berlaku pada 31 Mei 2019. 

(Baca: Biar Aman, Proyek Kereta Cepat Harus Selesai pada Masa Jokowi)

Kompas TV Dana & Lahan, Kendala Proyek Kereta Cepat
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.