Kuartal I 2017, Realisasi Investasi di Indonesia Capai 165,8 Triliun

Kompas.com - 26/04/2017, 15:25 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong di Jakarta, Rabu (25/1/2017). Iwan Supriyatna/Kompas.comKepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong di Jakarta, Rabu (25/1/2017).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal I 2017 mencapai Rp 165,8 triliun.

Angka itu tumbuh 13,2 persen dibandingkan Rp 146,5 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun realisasi investasi tersebut menyerap 194.000 tenaga kerja.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menyatakan, target realisasi investasi untuk tahun 2017 adalah sebesar Rp 678,8 triliun.

"Data realisasi PMA dan PMDN kuartal I 2017 ini menggambarkan bahwa minat investasi di Indonesia tetap tinggi dan kami optimis bahwa target tahun 2017 sebesar Rp 678,8 triliun akan dapat tercapai," jelas Thomas dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Selama kuartal I 2017, realisasi PMDN mencapai Rp 68,8 triliun, naik 36,4 persen dari Rp 50,4 triliun pada kuartal I 2016. Adapun realisasi PMA mencapai Rp 97 triliun, naik 0,94 persen dari Rp 96,1 triliun pada kuartal I 2016.

Thomas mengungkapkan, sebaran investasi di luar Jawa terus meningkat, tercatat sebesar Rp 75,3 triliun pada kuartal I 2017. Angka ini setara dengan 45,4 persen dari total investasi, dibandingkan 44,9 persen pada kuartal I 2016.

Adapun realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 90,5 triliun pada kuartal I 2017. BKPM mencatat, realisasi investasi berdasarkan lokasi proyek terbesar adalah di Jawa Barat (Rp 29,3 triliun atau 17,7 persen), DKI Jakarta (Rp 24,2 triliun atau 14,6 persen), Jawa Timur (Rp 12,6 triliun atau 7,6 persen), Banten (Rp 12,4 triliun atau 7,4 persen), dan Jawa Tengah (Rp 11,9 triliun atau 7,2 persen).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Realisasi investasi berdasatkan sektor usaha adalah pertambangan (Rp 23,6 triliun atau 14,2 persen), industri makanan (Rp 18,5 triliun atau 11,1 persen), transportasi, gudang, dan telekomunikasi (Rp 18,4 triliun atau 11,1 persen), listrik, gas, dan air (Rp 16,7 triliun atau 10,1 persen), serta industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik (Rp 15,2 triliun atau 9,2 persen).

Lima besar negara asal PMA adalah Singapura (2,1 miliar dollar AS atau 28,2 persen), Jepang (1,4 miliar dollar AS atau 19,2 persen), China (0,6 miliar dollar AS atau 8,2 persen), Amerika Serikat (0,6 miliar dollar AS atau 8,2 persen), dan Korea Selatan (0,4 miliar dollar AS atau 5,8 persen).



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.