Saratoga Sebar Dividen, Sandiaga Kebagian Rp 111,6 Miliar

Kompas.com - 27/04/2017, 05:36 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mencukur rambut relawan mereka dalam acara perayaan kemenangan Anies Baswedan-Sandi berdasarkan hasil real count KPU DKI Jakarta di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARICalon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mencukur rambut relawan mereka dalam acara perayaan kemenangan Anies Baswedan-Sandi berdasarkan hasil real count KPU DKI Jakarta di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga S Uno kecipratan Rp 111,6 miliar setelah PT Saratoga Investama Tbk (SRTG) membagikan dividen total dengan nilai Rp 148 per saham.

Sebagai informasi, Sandiaga saat ini memiliki 754.115.429 lembar saham di Saratoga Investama atau setara 27,797 persen dari total saham. Dengan demikian, ia berhak mendapatkan dividen sebesar Rp 111,6 miliar.

Pembagian dividen tahun buku 2016 telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar hari ini Rabu (26/4/2017).

Dividen total senilai Rp 148 per saham itu terdiri dari dividen interim yang sudah terlebih dahulu dibagikan senilai Rp 61 per saham, dan dividen final senilai Rp 87 per saham.

"RUPST hari ini pemegang saham menyetujui pembayaran dividen final sebesar Rp 235 miliar, atau Rp 87 per saham," kata Direktur Keuangan Saratoga Investama Jerry Go Ngo.

Lebih lanjut dia menjelaskan, perusahaan sebelumnya telah membayarkan dividen interim senilai Rp 165 miliar atau Rp 61 per saham. Sehingga, untuk tahun buku 2016, total dividen yang dibayarkan Saratoga Investama kepada pemegang saham mencapai Rp 401 miliar.

Jerry juga melaporkan, laba bersih tahun 2016 mencapai Rp 5,67 triliun dengan laba per saham sebesar Rp 2.091 per saham. Sementara itu, laba bersih tahun 2015 tercatat sebesar Rp 923,4 miliar dengan laba per saham sebesar Rp 340 per saham.

Dengan demikian laba bersih Saratoga Investama tercatat tumbuh 293 persen. Menurut Jerry, pertumbuhan laba bersih ini dikarenakan meningkatnya penghasilan sebesar 22 persen dan turunnya beban sebesar 80 persen.

"Kenaikan laba bersih ditopang hasil investasi berupa pendapatan dividen sebesar Rp 622 miliar," kata dia.

Pendapatan investasi tersebut merupakan dividen tertinggi yang pernah diterima Saratoga Investama dari perusahaan investee. Saat ini Saratoga Investama memiliki 23 perusahaan investee yang terus tumbuh, dimana 11 diantaranya tercatat di bursa saham.

"Pendapatan dividen 2016 bersumber dari portfolio investasi efek diantaranya PTAdaro Energy Tbk, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk dan Provident Agro Tbk," ujar Jerry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.