"Lawi-lawi", Harapan Baru Ekspor Rumput Laut Indonesia

Kompas.com - 27/04/2017, 19:35 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau rumput laut hasil budidaya masyarakat Desa Babukerong, Lembata, NTT, Sabtu (11/6/2016). Tahun ini, DJPB KKP menganggarkan Rp 150 miliar untuk program budidaya rumput laut. Estu Suryowati/KOMPAS.comMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau rumput laut hasil budidaya masyarakat Desa Babukerong, Lembata, NTT, Sabtu (11/6/2016). Tahun ini, DJPB KKP menganggarkan Rp 150 miliar untuk program budidaya rumput laut.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai melirik lawi-lawi untuk dijadikan salah satu senjata utama produk ekspor Indonesia. Lawi-lawi adalah varian baru rumput laut jenis Caulerpa atau biasa disebut anggur laut.

"Pengembangan lawi-lawi yang berhasil menembus pasar ekspor menjadi harapan baru bagi Indonesia untuk terus mengeksplorasi sumberdaya rumput laut nasional," ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

KKP menilai rumput laut memiliki nilai strategis dalam menopang perekonomian nasional. Bahkan, budidaya rumput laut sudah menjadi usaha hingga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat.

Pembudidaya rumput laut, Ratte Daeng Bella (46) mengatakan, usaha budidaya lawi-lawi memberikan dampak bagi peningkatan pendapatannya.

Dengan lahan tambak seluas 3.200 meter persegi (m2) dan harga jual basah lawi-lawi Rp 150.000 - Rp 250.000 per karung, penghasilan Rp 15 juta per bulan bisa ia kantongi.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau ( BPBAP) Takalar Nono Hartono mengungkapkan, lawi-lawi di daerahnya diminati oleh berbagai negara.

Bahkan, lawi-lawi sudah diekspor ke Jepang sebanyak 500 kg per bulan. Selain itu ia juga memastikan, permintaan akan terus meningkat.

Mengingat China, Korea dan Filipina juga menyatakan tertarik dengan produk rumput laut tersebut. Produksi rumput laut nasional dalam kurun waktu 2011-2015 terus menunjukkan tren kenaikan rata-rata mencapai 22,2 persen.

Tahun 2015 volume produksi rumput laut mencapai kurang lebih 11,2 juta ton dengan nilai produksi mencapai 13,2 trilliun rupiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Rilis
Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Whats New
Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Whats New
BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

Whats New
Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Earn Smart
Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Whats New
Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Whats New
Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Rilis
Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Whats New
Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
 Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Spend Smart
Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Whats New
Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Whats New
Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.