Indonesia Bakal Impor Puluhan Ribu Ton Daging Sapi dari India

Kompas.com - 05/05/2017, 12:21 WIB
Daging sapi di rumah pemotongan hewan Ciroyom Bandung, Selasa (5/7/2016). Dok PPSKIDaging sapi di rumah pemotongan hewan Ciroyom Bandung, Selasa (5/7/2016).
|
EditorAprillia Ika

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan stok daging sapi seluruh Indonesia aman hingga lewat hari Raya Idul Fitri 1438 H. 

"Stok daging sapi empat bulan ke depan aman," kata Enggartiasto saat ditemui seusai memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (5/5/2017).

Enggartiasto menjelaskan, pemerintah akan melakukan impor daging sapi dari India untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan.  "Dari India siap masuk 51.000 ton," tuturnya.

Untuk saat ini, lanjut Enggartiasto, persediaan daging sapi di Bulog mencapai 40.000 ton.

"Daging sapi impor yang sedianya ada dipasar, distributor, dan para importir lebih dari 40.000 ton," tandasnya. 

Enggartiasto menjelaskan, alasan pemerintah mengimpor daging sapi dari India dikarenakan populasi sapi potong di Indonesia mulai menurun drastis.  

"Populasi (sapi) di Indonesia turun drastis setelah sekian lama. Program impor daging supaya sapi yang produktif tidak dipotong dulu sebab khawatirnya akan habis," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu program yang dilakukan oleh Pemerintah, lanjut Enggartiasto, adalah dengan meningkatkan populasi sapi indukan yang juga diimpor dari luar negeri. "Kami juga berlakukan program SIWAB atau sapi wajib bunting," pungkasnya.

Kompas TV Pemerintah Bangun Pasar Hewan Untuk Bantu Warga
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.